Rachel Vennya dan Salim Nauderer Bawa Pengawalan Ketat ke Polda

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 21 Okt 2021 14:35 WIB
Jakarta -

Rachel Vennya dan Salim Nauderer akhirnya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kabur dari karantina. Mereka hanya tertunduk diam.

Rachel Vennya yang dijadwalkan memberikan klarifikasi pada pukul 13.00 WIB datang bersama Salim Nauderer sekitar pukul 14.19 WIB. Keduanya terlihat langsung memasuki gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Sempat terjadi insiden ketika Rachel Vennya dan Salim Nauderer sampai di Polda Metro Jaya. Dikawal beberapa pria, Rachel Vennya dan Salim Nauderer menerobos kerumunan wartawan.

Ada beberapa wartawan yang sempat terjatuh.

Pasangan kekasih itu, kompak menggunakan kemeja putih dan masker hijau. Rachel Vennya sudah mengakui dirinya tidak menjalani karantina sepulang dari Amerika Serikat.

Rachel Vennya di Polda Metro JayaRachel Vennya di Polda Metro Jaya Foto: Febri/detikHOT

Akan tetapi, penjelasan Rachel Vennya itu diragukan lantaran beredar foto diduga dirinya tengah berada di RSDC Wisma Atlet. Kaburnya Rachelnya Vennya dari RSDC Wisma ATlet Pademangan juga sudah terkonfirmasi.

Kini kasus kaburnya Rachel Vennya dari karantina ditangani Polda Metro Jaya. Jika terbukti melanggar, Rachel Vennya bersama pacar dan manajernya bisa dikenakan hukuman penjara satu tahun dan denda Rp 100 juta.

Polda Metro Jaya memang sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap Rachel Vennya terkait aksi kabur saat karantina di RSDC Pademangan. Kaburnya Rachel Vennya saat karantina menjadi sorotan publik.

Rachel Vennya bisa kabur dengan bantuan oknum TNI berinisial FS. Kini FS pun sudah dinonaktifkan.

Rachel Vennya sudah meminta maaf kepada publik, termasuk dua menteri.

"Aku minta maaf juga sama media dari kemarin aku dihubungi terus tapi aku belum ada mental untuk ngomong. Aku minta maaf juga sama Menteri Kesehatan, sama Menteri Pariwisata, sama semuanya yang sampai harus buka suara, sampai harus repot sama hal ini," ungkap Rachel Vennya.

(pus/nu2)