ADVERTISEMENT

Lagi Hamil, Jennifer Lawrence Demo Dukung Hak Aborsi

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 03 Okt 2021 11:30 WIB
PARIS, FRANCE - SEPTEMBER 24: Jennifer Lawrence attends the Christian Dior Womenswear Spring/Summer 2020 show as part of Paris Fashion Week on September 24, 2019 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images for Dior)
Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images
Jakarta -

Jennifer Lawrence saat ini tengah mengandung. Namun belum lama ini, ia terlihat turun ke jalan untuk mengikuti demonstrasi mendukung hak aborsi.

Demonstrasi tersebut digelar di Washinton D.C, Amerika Serikat pada Sabtu (2/10) waktu setempat. Tak sendiri, Jennifer Lawrence juga ditemani rekan sesama artis, Amy Schumer.

Berdasarkan foto yang diunggah Amy, Jennifer Lawrence terlihat mengenakan terusan panjang yang dipadukan dengan jaket jins. Ia terlihat mengenakan kacamata hitam dan tampil tanpa masker.

Di sisi lain, Amy Schumer tampil santai mengenakan busana serba biru. Ia menutupi wajah dengan topi.

"Aku tidak punya rahim dan dia sedang hamil. Tapi kami turun ke jalan demi @womensmarch @plannedparenthood #rallyforabortionjustice," tulis Amy Schumer pada caption foto.

[Gambas:Instagram]

Amy Schumer terlihat membawa plakat bertuliskan 'Aborsi itu penting'. Sementara plakat yang dibawa Jennifer Lawrence bertuliskan, 'Perempuan tak akan pernah bisa bebas kalau tidak bisa mengontrol tubuh mereka sendiri'.

Sebelumnya, Amy Schumer menjalani operasi pengangkatan rahim dan usus buntu pada September 2021. Ia sudah mengalami rasa sakit bertahun-tahun karena endometriosis yang parah.

Di sisi lain, Jennifer Lawrence saat ini tengah mengandung anak dari suaminya, Cooke Maroney, seorang pemilik galeri. Keduanya resmi menikah pada 2019 setelah menjalin asmara selama satu tahun.

Walaupun mengandung dan akan punya anak, sumber menyebut sang aktris tak akan pernah berhenti berkarier di dunia akting. Tahun ini, Jennifer Lawrence akan kembali lewat film Don't Look Up. Proyek J-Law selanjutnya adalah film Red, White and Water yang hingga kini masih dalam produksi.

Lebih dari 650 demonstrasi berlangsung di Amerika Serikat pada Sabtu (2/10). Demonstrasi tersebut dilakukan setelah Mahkamah Agung AS bersiap untuk mempertimbangkan pembatasan terhadap hak aborsi.



Simak Video "'Don't Look Up' Sukses Pecahkan Rekor Netflix, Sutradara Terperangah"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT