Tukul Arwana Mulai Bisa Merespons Perintah

Hanif Hawari - detikHot
Senin, 27 Sep 2021 17:48 WIB
Jakarta -

Kondisi Tukul Arwana semakin hari dikatakan perkembangannya semakin baik. Tukul Arwana mulai bisa menggerakkan anggota badannya lebih banyak dari sebelumnya.

Hal itu terjadi usai Tukul Arwana menjalani operasi pendarahan otak. Rizky Kimon, manajer Tukul Arwana mengungkapkan perkembang terbaru sang pelawak.

"Tadi habis ketemu sama dokter, beliau sudah menunjukkan progres yang baik. Dalam arti saat ini sudah kontak mata, kaki, dan tangan, sudah digerakin, sudah bisa gerak," ujar Rizky Kimon, manajer Tukul Arwana saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Cawang, Jakarta Timur, Senin (27/9/2021).

Selain itu, Tukul Arwana juga sudah bisa diajak komunikasi. Tidak seberti hari sebelumnya, Tukul Arwana masih bingung jika diajak bicara.

"Terus juga sudah bisa diajak berkomunikasi misalkan berkomunikasi itu kayak, 'Mas Tukul tangannya diangkat, Mas Tukul gerakan kakinya,' jadi sudah ada respons." kata Rizky Kimon.

"Kalau kemarin-kemarin kan kayak belum tahu perintah dari dokter. Nah sekarang beliau kalau ditanya perintah sama dokter bisa merespons. Kata dokter progres yang positif," lanjutnya.

Meskipun begitu, Tukul Arwana masih belum bisa berbicara dengan mulutnya. Ia harus menjalani fisioterapi untuk penyembuhan selanjutnya.

"Ya untuk berbicara masih belum, cuma itu nanti kata dokter harus pakai proses lagi. Nanti kan pasti penyembuhan lagi, penyembuhan lagi. Jadi berangsur-angsur, perlahan-lahan untuk berbicara lagi," ungkap Rizky Kimon.

Rizky Kimon tidak menjelaskan secara rinci kapan fisioterapi tersebut akan dijalankan oleh Tukul Arwana. Tapi yang jelas, pria 57 tahun itu masih akan menjalani perawatan di RS PON hingga 14 hari ke depan.

"Untuk terapi pasti ada apalagi pascaoperasi. Jadi terapinya secara teknisnya saya nggak tahu cuma pasti akan ada fisioterapi-fisioterapi untuk Mas Tukul ke depannya," imbuh Rizky Kimon.

"14 hari ke depan Mas Tukul akan ada di RS sampai pemulihan, sampai nanti fisioterapi," tukasnya.

(hnh/pus)