Terseret Prostitusi, Tania Ayu Terimbas PPKM: Pala Pusing Kurang Money

Mauludi Rismoyo - detikHot
Kamis, 22 Jul 2021 11:55 WIB
Tania Ayu Siregar
Terseret Prostitusi, Tania Ayu Terimbas PPKM: Pala Pusing Kurang Money. (Foto: Instagram @taniayusiregarofficial)
Jakarta -

Nama Tania Ayu kembali mencuat setelah ramai kasus prostitusi online yang melibatkan artis berinisial TA di Bandung. Di tengah masalah yang disebut-sebut melibatkan dirinya, model seksi itu mengaku saat ini tengah kekurangan uang.

Tania Ayu merasa terkena dampak PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat). Ia sampai mengganti kepanjangan PPKM yang seolah menggambarkan kondisinya saat ini.

"PPKM: pala pusing kurang money," tulis Tania di Instagram dengan tambahan emoji tertawa.

Dalam postingan itu, Tania Ayu juga membagikan foto selfie-nya. Ia tampak memakai kaus setengah badan dengan memperlihatkan perutnya yang ramping.

Unggahan Tania Ayu disukai banyak warganet. Ia juga dihujani beragam komentar.

"Kaka cantiku," komen Natasha Manapa.

"Makin bagus aja kak badan nya. Sehat selalu kak Tania," sahut akun @heloowkitty.

Dalam postingan itu, Tania Ayu juga ditanya soal bentuk badannya. Tubuhnya yang kurus mengundang tanya seseorang.

"Udah kurus aja," ujar @belavania_k.

Tania Ayu kemudian merespons soal badannya yang ramping. Ia mengaku sudah tak makan malam, buah, dan gula.

"Gak makan malem hampir sebulan beb, Cuss cobain. Gak makan buah juga karena ada gulanya beb, asli cepet banget turunnya. Max dinner jam 7, minum air putih yg banyak kalo laper," kata Tania.

Sebelumnya mencuat kasus prostitusi online yang melibatkan artis berinisial TA. Sejak awal kasus itu, TA kerap disebut-sebut sebagai Tania Ayu.

Sebelumnya terungkap pula tarif artis TA saat menjalani kencan dengan pria hidung belang. Tarif TA itu tertuang dalam dokumen putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang diunggah pada website Mahkamah Agung (MA). Tarif TA untuk kencan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Rp 15 juta dan Rp 30 juta.

Sidang tersebut dipimpin oleh hakim ketua Wasdi Permana dan dua hakim anggota Toga Napitupulu dan Sontan Merauke. Dalam perkara ini, ada empat terdakwa yang diadili.

Selain TA, terungkap tarif wanita lainnya seperti perempuan berinisial VA dengan tarif durasi pendek Rp 4-6 juta. Kemudian perempuan berinisial AI dengan tarif durasi pendek Rp 10 juta dan durasi panjang Rp 20 juta.

Lihat juga Video: Prostitusi Online di Jakbar Dijajakan Via Medsos, Bertarif Rp 300-500 Ribu!

[Gambas:Video 20detik]



(mau/nu2)