Berhubungan dengan Gisel Lebih dari 5 Kali Dianggap Fitnah, Nobu Tantang Buktikan

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 15 Jul 2021 11:03 WIB
Jakarta -

Michael Yukinobu Defretes meragukan Gisella Anastasia mengungkap hal yang bersifat pribadi di persidangan. Pihaknya menduga ada fitnah yang disebarkan terkait kabar mereka disebut berhubungan intim lebih dari lima kali.

Kabar tersebut awalnya diungkapkan oleh Roberto, kuasa hukum dari salah satu pelaku penyebar video syur itu. Ia merasa tidak puas dengan putusan hakim yang menjatuhkan hukuman untuk kliennya.

Roberto kemudian mengungkapkan beberapa hal yang menurutnya fakta persidangan, salah satunya adalah Gisel dan Nobu yang berhubungan intim lebih dari lima kali di beberapa kota di Indonesia.

Ia menyebut hal itu disampaikan sendiri oleh Gisel saat menjadi saksi untuk kliennya. Hal berbeda kemudian diungkapkan oleh pihak Nobu.

Lewat kuasa hukumnya, Irwansyah, Nobu meragukan pernyataan Roberto. Sebab saat Nobu menjadi saksi tidak ada pertanyaan itu keluar dari mulut hakim.

"Pertanyaan saat di persidangan itu yang paling pokok adalah kenal atau tidak. Sekarang dalam video itu benar atau tidak? Benar," ujar Irwansyah saat dihubungi melalui sambungan telepon.

"Jangan lagi hakim menanyakan perbuatan itu di mana. Mereka kan hanya hadir sebagai saksi, nggak boleh dong hakim menyerang secara pribadi mereka," paparnya.

Sekali lagi, ia memastikan Nobu tidak pernah mengungkapkan jika dirinya pernah berhubungan intim dengan Gisel lebih dari lima kali. Jika hal itu kemudian muncul dari mulut orang lain, ia tidak bisa berbuat banyak.

"Jadi tidak ada si Nobu dan Gisel mengaku lima kali melakukan dengan berganti kota. Saya rasa nggak ada," katanya.

Irwansyah juga menantang Roberto untuk membuktikan hal tersebut.

"Kalau memang ada silakan Roberto bicara ke publik secara terbuka terus dia buktikan," tantangnya.

Meski menduga adanya fitnah, pihak Nobu tak ingin sesumbar melangkah. Mereka akan lebih dulu mempelajari apa yang membuat pengacara pelaku penyebar video seks Gisel dan Nobu bicara seperti itu.

"Itu memang bisa disebut namanya fitnah. Tapi, kan kita sebelum kita ambil sikap atau upaya hukum kita harus benar-benar menilai, benar nggak sih ucapan Roberto itu? Atau memang ada gorengan media," ucapnya.

(dar/nu2)