Penyebab Yuda Dadali Meninggal Dunia

Desi Puspasari - detikHot
Rabu, 07 Jul 2021 20:42 WIB
Yuda Dadali
(Foto: dok. Instagram Yuda Dadali) Label musik Dadali mengatakan Yuda memang sempat mengeluh sakit. Yuda sakit dibagian pencernaan dan mengalami sesak napas.
Jakarta -

Yuda Dadali meninggal dunia hari ini. Kabar duka itu dibagikan oleh manajemen Dadali, Ascada Musik.

Dihubungi detikcom, Sakti dari pihak Ascada Musik Indonesia membenarkan kabar tersebut. Yuda Dadali meninggal dunia hari ini, Rabu (7/7/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Untuk penyebabnya, Sakti mengatakan Yuda Dadali memang sempat mengeluh sakit. Yuda sakit dibagian pencernaan dan mengalami sesak napas.

"Iya memang tadi jam setengah 4 meninggal. (Meninggal karena) Sakit, sakit lambung. Jadi dia memang punya asam lambung parah, pas dari kemarin itu sesak napas jadi menghantam ke jantungnya," kata Sakti dalam sambungan telepon detikcom.

Untuk hasil pemeriksaan COVID-19, Sakti mengatakan hasil pemeriksaan Yuda negatif. Hanya saja sudah sekitar dua hari, Yuda Dadali mengeluhkan sakit.

"Negatif. Ini juga dimakamin biasa, tidak prokes COVID," ungkapnya.

Yuda Dadali meninggal dunia di rumah. Gitaris Dadali itu belum sempat dibawa ke rumah sakit.

"Meninggal di rumah. Cuma dua hari itu dia mengeluh sakit, asam lambungnya naik terus," tuturnya.

"Terakhir mau dibawa (ke rumah sakit) karena memang lagi gini kan, memang lagi penuh. Memang belum sempat dibawa sudah hantam ke jantungnya," kata Sakti.

Via Vallen juga me-repost unggahan Ascada Musik Indonesia soal meninggalnya Yuda Dadali. Sang gitaris yang lahir pada 7 Februari 1978 meninggal dunia pada 7 Juli 2021.

"Turut Berduka Cita atas wafatnya Yuda Dadali. Semoga almarhum diampuni segala kesalahan, serta diterima segala amal ibadahnya," tertulis dalam unggahan Ascada Musik Indonesia.

Dadali merupakan band asal Bogor yang beranggotakan Dyrga (vokal), Fadel (bass), Rickjard (gitar), OQ (drum), Rix (keyboard) dan Yuda (gitar). Band ini terbentuk pada tahun 2009 dan dikenal lewat lagu-lagu seperti Di Saat Aku Tersakiti, Di Saat Aku Mencintaimu, dan Di Saat Aku Pergi.

(pus/aay)