Tangis Anjasmara Kenang Kepergian Rachmawati, Merasa Beruntung Jadi Anaknya

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 03 Jul 2021 18:03 WIB
Jakarta -

Hubungan Anjasmara dengan Rachmawati Soekarnoputri adalah putra dan ibu sambung. Meski begitu Anjasmara sangat dekat dengan Rachmawati Soekarnoputri.

Anjasmara datang ke RSPAD, terlihat Anjasmara menangis di samping ambulans yang membawa jenazah Rachmawati Soekarnoputri. Anjasmara berdiri dan berdoa, meski hanya bisa melihat peti jenazah Rachmawati Soekarnoputri di dalam ambulans.

"Saya kaget. Saya baru dengar tadi pagi sekitar jam setengah 8, saya dengar kabar beliau sudah berpulang. Saya terakhir itu komunikasi sekitar awal bulan Juni. Saya sempat ketemu sama beliau, terus ngobrol-ngobrol segala macam," cerita Anjasmara di RSPAD Gatot Subroto, Sabtu (3/7/2021).

Anjasmara menuturkan, ibu sambungnya itu memang sudah lama mengidap asma. Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit karena mengidap COVID-19.

Sosok Rachmawati Soekarnoputri di mata Anjasmara adalah seorang ibu yang sangat menyayangi anak-anaknya.

"Beliau adalah seorang ibu yang menyayangi seluruh anak-anaknya. Saya beruntung sekali diangkat oleh beliau sebagai salah satu anaknya yang cukup dekatlah. Dia sangat sayang sama semuanya, cinta semuanya, disiplin juga," puji Anjasmara.

Anjasmara menyesal belum sempat bertemu dengan Rachmawati Soekarnoputri. Ini adalah penyesalan kedua setelah kepergian almarhum sang ayah, Benny Soemarmo.

Benny Soemarmo, ayah Anjasmara menikahi Rachmawati Soekarnoputri. Benny Soemarmo lebih dulu meninggal dunia.

"Ini yang kedua kalinya lah sebelumnya almarhum Papa saya," aku Anjasmara.

"Mudah-mudahan Bu Rachma dilapangkan kuburnya. Diberikan tempat yang terbaik di antara yang paling baik oleh Allah SWT. Dan kepada seluruh pihak, saya mohon agar Ibu Rachma diberikan doa agar segala sesuatunya dilancarkan bagi beliau dan bagi keluarga yang ditinggalkan. Tetap kuat, tetap ikhlas, dan bisa menjalani kehidupan sebagaimana mestinya," mohon Anjasmara untuk kepergian Rachmawati Soekarnoputri.

(pus/dar)