Selena Gomez dan Kisah Cinta di Masa Lalu yang Penuh Kutukan

Asep Syaifullah - detikHot
Rabu, 23 Jun 2021 08:04 WIB
Selena Gomez
Foto: Dok. Instagram/selenagomez
Jakarta -

Penyanyi Selena Gomez merasa jika kisah cintanya di masa lalu telah dikutuk sehingga ia tak pernah bisa mendapatkan kebahagiaan. Padahal ada banyak nama selebriti ternama yang sempat dekat dengan wanita berusia 28 tahun tersebut, mulai dari Justin Bieber hingga The Weeknd pernah singgah di hatinya.

Hal tersebut diungkapkannya dalam wawancara bersama Vogue Australia belum lama ini. Selena pun turut menjelaskan betapa pentingnya kata rare di dalam hidupnya (yang juga menjadi brand makeupnya dan judul album terbarunya serta tato di lehernya).

"Aku rasa pengalaman cintaku di masa lalu telah dikutuk. Aku merasa terlalu muda untuk mengetahui banyak hal saat aku menjalin hubungan," ungkapnya.

Selain itu Selena Gomez juga merasakan sesuatu hal yang kurang di dalam hidupnya itu namun ia tak mengetahui apa. Tak hanya itu saja, selama menjalin hubungan Selena tak pernah merasakan kesetaraan dalam berpacaran.

Selena Gomez memang kerap membagikan kisah hidupnya termasuk perjuangannya dalam melawan kesehatan mental yang selama ini menghantuinya itu. Menurutnya dengan membagikan kisah nya itu, ia jadi lebih kuat dan tegar dalam menghadapi masalahnya.

"Itu menjadi tak terlalu menakutkan saat kau membahasnya. Jadi ada sedikit kekuatan dan kebebasan yang ku rasakan tiap kali melakukannya."

"Ku pikir ada beberapa momen di mana aku seperti,'Kenapa aku bereaksi seperti ini?' Atau 'Kenapa aku merasakan seperti ini sementara orang lain tidak?' Dan aku pun mencari semua jawaban itu," tuturnya.

Selena Gomez juga menjadi salah satu selebriti yang vokal menyuarakan ketidaksukaannya dengan perkembangan teknologi yang menjadi penyebab perpecahan di kalangan masyarakat.

Bahkan ia meluapkan kekesalannya pada para pemilik media sosial seperti Facebook hingga Twitter yang dianggap gagal mem-filter komentar negatif atau pun informasi hoax yang beredar di masyarakat.

"Hari ini adalah hasil dari diperbolehkannya seseorang dengan kebencian menggunakan platform yang seharusnya digunakan untuk menyatukan orang dan membuat komunitas.

"Facebook, Instagram, Twitter, Google, Mark Zuckerberg, Sheryl Sandberg, Jack Dorsey, Sundar Pichai, Susan Wojcicki, kalian telah mengecewakan warga Amerika hari ini dan aku harap kalian segera memperbaikinya," ujarnya.

(ass/dar)