Najwa Shihab Pastikan Pesan Berantai Dimiskinkan Sistem Atas Namanya Hoax!

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Senin, 21 Jun 2021 13:16 WIB
Najwa Shihab
Najwa Shihab Pastikan pesan berantai hoax yang mengatasnamakan dirinya. Foto: Instagram @najwashihab
Jakarta -

Najwa Shihab kembali menjadi perhatian. Hal tersebut dikarenakan ada salah satu pesan berantai yang sudah tersebar luas mengatasnamakan dirinya.

Pesan tersebut berisikan tentang dibodohkan dan dimiskinkan oleh sistem. Hal tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Najwa Shihab itu bukanlah tulisan yang dibuatnya.

"Info ini banyak lagi beredar di Grup Grup WA, mengatasnamakan Najwa Shihab. Sudah sering saya bantah, sekali lagi ini bukan tulisan saya," tegas Najwa Shihab dalam Instagram Stories miliknya.

Tak hanya sekali, Najwa Shihab juga memastikan untuk semua orang agar tidak begitu saja percaya dengan adanya pesan berantai yang banyak mengatasnamakan dirinya dan tidak bertanggung jawab.

Najwa Shihab bantah kabar hoaxNajwa Shihab bantah kabar hoax Foto: Instagram

"Ini bukan tulisan saya. Mari selalu berhati-hati menerima informasi. Setiap tulisan atau info dari saya silakan bisa dicek di akun resmi medsos saya atau Narasi TV atau Narasi News Room. Hati-hati juga jika menerima video yang sudah dipotong-potong sehingga konteksnya tidak utuh," jelasnya lagi.

Dalam tulisan itu, orang yang menuliskan tersebut menuliskan pembodohan soal pemeriksaan PCR yang saat ini sedang banyak dilakukan.

Najwa Shihab bantah kabar hoaxNajwa Shihab bantah kabar hoax Foto: Instagram

Kasus Corona di Indonesia saat ini juga sangat banyak dan hampir seluruh rumah sakit di Indonesia penuh karena pasien COVID-19.

Berikut tulisan yang dibantah Najwa Shihab:

"PENTING UNTUK DIBACA DAN DIPAHAMI!! Najwa Shihab Komen! Kita bukan Bodoh tapi dibodohkan, kita tidak miskin tapi dimiskinkan oleh sebuah sistem," buka tulisan itu.

"Rapid tes itu cek darah, sedangkan covid-19 tidak masuk ke darah. Rapid tes hanya tes antibodi reaktif atau muncul atau nonreaktif bukan cek virus," sambung tulisan itu.

"Jadi hasil Rapid tes positif belum tentu kena CORONA itu hanya menunjukkan antibodinya reaktif atau muncul. PCR tes hanya menunjukkan atau hanya mengindikasi keberadaan adanya virus, tapi nggak bisa menunjukkan itu virus apa dan juga nggak bisa membedakan virus hidup dan virus mati akibat sudah dibunuh sama antibodi kita," tutup tulisan itu.



Simak Video "Dipolisikan Terkait Bangku Kosong Terawan, Najwa Shihab Buka Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/doc)