Hotman Paris Akan Laporkan Balik Hotma Sitompul ke Peradi

Hanif Hawari - detikHot
Jumat, 07 Mei 2021 17:41 WIB
Jakarta -

Hotman Paris berencana akan melaporkan balik Hotma Sitompul dan tim kuasa hukumnya ke Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Pengacara parlente itu sudah menyiapkan beberapa hal untuk mengadukan mereka ke dewan kehormatan.

Mengenai laporan Hotma Sitompul yang telah masuk terlebih dahulu, Hotman Paris akan bersikap kooperatif. Hotman Paris akan menghadapinya, jika ada panggilan dari Dewan Kehormatan Peradi, Otto Hasibuan.

"Saya bersedia menghadapi mereka kapan dan di mana pun, walaupun saya jarang ngomong. Karena aku kalau ngomong selalu ada bukti dan kualitas. Saya berani dan ingat saya akan melaporkan mereka berempat," ujar Hotman Paris saat ditemui di The Breeze BSD City, Tangerang Selatan, Banten (7/5/2021).

Mereka yang akan dilaporkan Hotman Paris adalah Hotma Sitompul, Partahi Sihomping, hingga Muara Karta Simatupang. Diduga laporan yang akan dilayangkan oleh Hotman Paris yaitu soal melanggar kode etik profesi advokat.

"Ada yang bilang saya inilah, itulah, akan saya laporkan. Memang lo kira gue penakut? Saya terlalu sibuk. Saya tidak mencari popularitas sebentar-sebentar konferensi pers, ngapain sih? Memang nggak ada klien? Kalau saya sibuk ngurus klien," ungkap Hotman Paris.

Sebelumnya tim kuasa hukum Hotma Sitompul, Partahi Sihombing, mendatangi kantor Peradi yang berada di kawasan Slipi, Jakarta Barat pada hari Senin (12/4/2021). Ia melaporkan Hotman Paris karena diduga telah melanggar kode etik advokat.

Hotman Paris diduga telah membeberkan permasalahan rumah tangga kliennya, Desiree Tarigan, dengan Hotma Sitompul. Hal itu membuat pihak Hotma Sitompul keberatan, karena permasalahan tersebut menjadi konsumsi publik.

"Kalau mengenai isinya, kami nggak boleh sampaikan isinya di sini. Saya pikir nantilah ya, soalnya kami itu kan katanya taat kode etik," kata Partahi Sihombing.

"Jangan sampai kami yang sudah melaporkan seseorang melanggar kode etik, tapi kami sendiri juga dianggap melakukan pelanggaran. Karena dalam aturan kode etik itu nggak boleh mengekspose kesalahan rekan sejawat dengan rinci menyebutkan," imbuhnya.

(hnh/mau)