Curhat Tya Ariestya Soal Diet Ketat: Kualitas Hidupku Nggak Maksimal

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 29 Apr 2021 06:00 WIB
Tya Ariestya berhasil diet
(Foto: Hanif/detikHOT) Tya Ariestya mengaku sempat merasa obesitas. Sehingga dia pun tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya saat itu.
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, kemunculan Tya Ariestya sempat membuat kaget. Lantaran dirinya berhasil menurunkan berat badan hingga 26 kilogram hasil dari diet ketat yang dilakukannya. Dietnya pun sempat menimbulkan kontroversi.

Ditemui di kawasan Trans Media belum lama ini, Tya Ariestya mengaku sempat merasa obesitas. Sehingga dia pun tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya saat itu.

"Jadi kalo udah duduk, saking obesitasnya itu, udah duduk, udah diem. Untuk kaya kita lagi hamil pas 9 bulan. Kalo bangun musti dibangunin kaya gitu," kata Tya Ariestya di Progam Kopi Viral Trans TV, Kawasan Mampang, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).

Punya berat badan yang di atas normal tentu menimbulkan masalah buat kesehatannya juga. Terlebih menurut Tya, dengan kondisi berat badan berlebih tersebut membuat kondisi kolesterol dan asam uratnya jadi tidak normal.

Ditegaskan Tya Ariestya, masalah kesehatan itulah yang mendorongnya buat melakukan diet. Selain juga mendapat dukungan dari suami.

"Terus dari segi kesehatan asem uratnya hasilnya labnya udah nggak normal. Kolesterol udah mulai tinggi gitu. Makan gue berantakan banget. Terus udah gitu gue suka banget sama sesuatu yang manis. Jadi tuh teh kemasan gue sehari bisa kaya lima," lanjutnya.

Kunci lain yang menurutnya penting adalah konsistensi. Karena tanpa itu, dietnya mungkin tidak akan seberhasil saat ini.

"Niat disiplin sama konsisten," lanjutnya.

Tya mengaku suaminya, Irfan Ratinggang, tidak pernah memaksanya buat menurunkan berat badan. Selama masih berada dalam fase berat badan berlebih, Tya Ariestya tidak pernah dikomplain oleh suami.

Tya Ariestya melakukan diet ketat karena dia merasa hidupnya sudah tak berkualitas. Di saat obesitas, dia merasa hidupnya tidak maksimal.

"Kalo aku justru pasangan aku nggak pernah komplain sama sekali. Dia tuh nggak pernah nyuruh aku buat diet sampe akhirnya gue merasa kualitas hidup gue tuh nggak maksimal. Kalo dari keluarga misalkan gue nggak bisa main sama anak tuh yang bener-bener ngejar-ngejar anak," lanjutnya.

(fbr/aay)