Vernita Syabilla Jualan Parfum Sampai Digoda Sopir Taksi

Mauludi Rismoyo - detikHot
Rabu, 21 Apr 2021 13:25 WIB
Vernita Syabilla
Vernita Syabilla Jualan Parfum Sampai Digoda Sopir Taksi. (Foto: dokumen pribadi)
Jakarta -

Vernita Syabilla kembali membuat bisnis baru. Kini ia mengeluarkan usaha yang sesuai hobinya yakni parfum.

Lewat bisnis itu, Vernita Syabilla mengaku ingin meningkatkan UMKM (usaha mikro kecil menengah) daerah. Makanya ia mengeluarkan parfum yang nantinya bisa dijual lagi.

"Karena pengin meningkatkan UMKM daerah, karena sekarang lagi pandemi, banyak yang nganggur, bisa ini untuk reseller gitu. Karena memang hobi sama parfum. Aku suka parfum dari dulu, jadi nyambung sama bisnis aku. Kalau bisnis sesuai hobi tuh jadi semangat," ujar Vernita saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Vernita Syabilla membuat parfum bernama Blanca. Untuk varian wanginya, ia mengaku terinspirasi merek ternama.

"Aku bikin parfum dengan varian yang mirip brand ternama. Harganya juga terjangkau cuma Rp 299 ribu awalnya, tapi selama pandemi Rp 249 ribu. Aku kerja sama dengan teman aku namanya Aira di Surabaya. Produksinya di Surabaya," tutur Vernita.

Vernita Syabilla mengaku tak merugi menjual parfum dengan harga murah. Sebab ia punya misi sosial yakni membantu orang-orang untuk bisa menghasilkan uang dengan menjadi reseller.

"Kata orang nggak rugi jual harga segitu, soalnya worth it. Cuma aku mikirnya aku pengin buka peluang juga buat orang-orang untuk jadi reseller dengan minimal beli 20 buah," kata Vernita.

Vernita SyabillaVernita Syabilla ingin tingkatkan UMKM. Foto: dokumen pribadi

Vernita Syabilla mengatakan bisnis parfumnya mendapat respons positif. Ia bahkan sampai sempat digoda sopir taksi.

"Respons pembeli baik, bagus, karena harganya terjangkau bisa dibeli sama siapa pun, packagingnya mewah dan lucu. Iya beberapa kali sama sopir taksi ditanya mbak wangi banget," ujarnya.

Vernita Syabilla pun mengaku tengah kewalahan melayani permintaan pembeli. Ia girang betul bisa dapat banyak uang hanya lewat handphone.

"Penjualannya cukup lumayan sampai kewalahan yang Candy sehari habis. Kalau pandemi gini enak bisnis online, diam main handphone dan dapat cuan," pungkasnya.

(mau/doc)