Ibunda Nindy Ayunda Menangis Jadi Saksi di Sidang Cerai Anaknya

Pingkan Anggraini - detikHot
Rabu, 07 Apr 2021 18:50 WIB
Ibunda Nindy Ayunda
Ibunda Nindy Ayunda Foto: Noel/detikcom
Jakarta -

Ibunda Nindy Ayunda, Ratmulyati tampak menangis usai memenuhi panggilan pembuktian saksi pada sidang cerai anaknya dan Askara Parasady Harsono.

Sidang yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021) itu memanggil Ratmulyati, sopir hingga asisten rumah tangga Nindy Ayunda sebagai saksi.

Ratmulyati tampak menangis usai persidangan sambil berjalan ke arah mobilnya. Ia dituntun seorang laki-laki yang diduga anaknya. Ratmulyati juga tak menjawab dan berbicara seputar masalah Nindy Ayunda saat ditanya awak media.

Kuasa hukum Nindy Ayunda, Herman Y Simarmata menjelaskan Ratmulyati menangis karena menceritakan keadaan rumah tangga anaknya itu.

"Dipertanyakan kondisi apakah benar adanya tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Jadi Bu Nindy menceritakan bahwa bagaimana sih pertahankan," ujar Herman.

Selain itu Ratmulyati juga menceritakan kondisi Nindy Ayunda dan beberapa tubuh yang mengalami memar karena dugaan KDRT Askara. Hal ini turut dituturkan Herman.

"Yang kadang-kadang Mba Nindy nggak mau cerita. Tapi akhirnya terbongkar karena pada saat Mba Nindy ke rumah orang tuanya dalam kondisi yang sudah memar, nangis. Ya itu namanya orang tua kan pasti ikut juga merasakan bagaimana yang dirasakan anaknya," jelas Herman.

Lebih lanjut dijelaskan Herman, Ratmulyati tak pernah melihat KDRT secara langsung terhadap anaknya. Namun, Ratmulyati mengaku pernah melihat Nindy tengah bertengkar dengan Askara di rumah.

Hal itu terjadi pada 2018. Saat itu Ratmulyati dengan suaminya tengah berada di rumah Nindy Ayunda dan Askara.

"Secara langsung ibunya Mba Nindy nggak melihat, cuma pada saat pertama 2018 Ibunya Nindy bersama Ayahnya Nindy kebetulan dateng ke rumah. Ya dari situ kebetulan ada pertengkaran. Dimana melihat bahwa bagaimana Pak Askara kayak nggak sadar gitu. Ya kurang menghargai, kurang menghormati ada orang tua di rumah mereka pada saat itu," papar Herman.

Selain itu beberapa bukti lain terkait dugaan KDRT juga sudah dikantongi pihak Nindy Ayunda. Hal ini dituturkan Herman saat wawancara.

"Ya surat-surat ya secara umum ada, juga foto-foto bekas KDRT nya. Ya surat-surat laporan kepolisian yang pernah dilakukan oleh Mba Nindy," tutup Herman.

(pig/dar)