Okan Kornelius Tanggapi Keinginan Lee Sachi Untuk Bertemu

Hanif Hawari - detikHot
Senin, 22 Mar 2021 19:39 WIB
Okan Kornelius saat ditemui di Polsek Limo.
Okan Kornelius Tanggapi Keinginan Lee Sachi Untuk Bertemu. (Foto: Pool/Noel/detikFoto)
Jakarta -

Okan Kornelius melaporkan Lee Sachi ke polisi. Ia menuding mantan istrinya telah melakukan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Menanggapi laporan tersebut, Lee Sachi ingin bertemu dengan Okan Kornelius. Lee Sachi ingin menyelesaikan semua permasalahannya dengan sang mantan suami yang sampai saat ini belum juga selesai.

Mendengar hal itu, Okan Kornelius tertawa tipis. Sang artis menyebut apa yang diinginkan oleh Lee Sachi sudah telat. Kini Lee Sachi harus menanggung semua perbuatannya.

"Giliran sudah terpojok baru mau ketemu. Sekarang proses sudah berjalan ya jalankan saja, dia ada lawyer kan biarkan lawyernya bekerja. Prosesnya gimana kita lihat nanti," kata Okan Kornelius usai mengisi acara Kopi Viral Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/3/2021).

"Bukan tiada maaf. Kita harus mempertanggungjawabkan apa yang terjadi. Bukan soal maaf-maafan, soal mempertanggungjawabkan saja. Proses ada, cerita saja saat BAP," sambungnya.

Tak hanya soal itu, Lee Sachi mengaku tidak menganiaya anaknya. Namun Okan Kornelius sudah malas mendengar bualan Lee Sachi. Okan Kornelius menyuruhnya untuk tidak berbicara mengenai hal itu di depan publik, meskipun memiliki bukti.

"Terserah (mau ngomong apa), semua ada proses hukumnya. Kelihatan di sana, tidak perlu pembelaan apa pun. Pengadilan pun putusan sudah jelas dan terang benderang, tidak perlu kirim atau tunjukin video melakukan pembelaan. Kirim saja ke penyidik," tutur Okan Kornelius.

"Biarkan kebenaran terkuak, tidak perlu melakukan pembelaan dan mencari kebenaran. Semua akan di BAP dan akan terkuak siapa salah dan benar," lanjutnya.

Pun mengenai laporan kehilangan Lee Sachi di rumah Okan Kornelius. Polisi juga telah menghentikan kasusnya karena tidak ditemukannya unsur tindak pidana.

"Penyidikan di (Polsek) Limo berhenti dan tidak berjalan laporannya, kelihatan kan yang ternyata beli tahunya endorse. Pelan-pelan terkuak kok, nggak perlu pembelaan. Semua harus ada pertanggungjawabannya," ujar Okan Kornelius.

"Karena opini publik dampaknya ke saya jelek. Nama baik penting, karena gue bekerja. Gue punya pekerjaan, karyawan, agen, dan lain-lain itu harus dipertanggungjawabkan. Gue ada brand mempercayai gue jadi BA, gue profesional. Gue membangun nama gue di dunia entertainment bukan sehari dua hari. Itu gue jaga, makanya gue punya tanggung jawab besar membuka kebenaran," beber ayah satu anak itu.

(hnh/mau)