Teuku Wisnu dan Arie Untung Fokus Bikin Konten untuk Anak

Dicky Ardian - detikHot
Sabtu, 20 Mar 2021 18:58 WIB
Teuku Wisnu saat ditemui di kawasan Barito.
Teuku Wisnu Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Teuku Wisnu dan Arie Untung merambah dunia baru. Meski masih sama-sama di dunia hiburan, mereka kini mencoba fokus ke konten untuk anak-anak.

Nantinya, konten itu akan tayang di Muslim Kids TV yang baru saja diluncurkan. Mereka coba menyajikan Riko The Series sebagai tayangan yang ramah anak.

"Sebenarnya ini kan bisnis dari Kanada, mereka cari partners di sini. Nah cuma ada satu visi yang sama, satu frekuensi yang sama antara Muslim Kids TV dari Kanada sama Garis Sepuluh Coorporation," ujar Teuku Wisnu saat jumpa pers secara virtual, belum lama ini.

"Kami sama-sama ingin membuat konten sebanyak-banyaknya konten yang positif yang islami," tambahnya.

Muslim Kids TVTeuku Wisnu dan Arie Untung Fokus Bikin Konten untuk Anak Foto: Muslim Kids TV

Pembuatan konten ramah anak tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Teuku Wisnu menyebut dirinya merasa punya tanggung jawab atas hal itu.

Rupanya konten untuk anak-anak itu juga berawal dari keluh kesah para orang tua. Kepada Teuku Wisnu, para orang tua tersebut mengeluhkan pengaruh negatif yang berasal dari tayangan bebas.

"Kalau dibilang anak sih, karena kan kita nggak bisa tutup mata juga bahwa memang pengaruh tayangan itu sangat berpengaruh untuk anak-anak kita. Karena banyak contoh-contoh kasus yang di mana akhirnya para orang tua curhat atau menyampaikan keluh kisahnya terhadap tayangan ini anaknya jadi gini, gitu ya," ujar Teuku Wisnu.

Suami dari Shireen Sungkar tersebut menyebut konten-konten yang ada saat ini dianggap begitu berbahaya untuk anak-anak. Ia mencontohkan tayangan game online adalah salah satu yang memberikan dampak negatif karena berisi unsur kekerasan.

"Secara negatif itu memang kelihatan banget. Misalkan main game, tapi game-nya penuh kekerasan jadi anak-anaknya jadi kasar, jadi ini, jadi itu. Selain game ada juga contoh tayangan yang mungkin secara tidak sengaja akhirnya dilihat oleh anak-anak kita dan itu membawa pengaruh pembawa buruk terhadap anak-anak kita," jelasnya.

(dar/dar)