Gugat Cerai, Wulan Guritno Cuma Ingin Pisah

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 03 Mar 2021 08:37 WIB
Wulan Guritno saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk.
Wulan Guritno hanya minta cerai dengan Adilla Dimitri, Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta -

Wulan Guritno mengajukan gugatan cerai untuk suaminya, Adilla Dimitri, lewat Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dalam gugatan itu, ia cuma mau berpisah.

Sejauh ini, gugatan yang dilayangkan Wulan Guritno ke PA Jaksel hanya sebatas perceraian. Tidak ada gugatan soal harta gono-gini dan hak asuh anak.

"Untuk perkara tersebut yang masuk ke PA Jakarta Selatan hanya gugatan perceraian. Tidak ada gugatan yang lainnya, entah itu anak ataupun nafkah anak," ujar Taslimah, pejabat Humas PA Jaksel, saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Di dalam gugatan tersebut memang tercantum mengenai alasan Wulan Guritno menggugat suami yang sudah bersamanya sejak 2009 itu. Namun hal itu tidak bisa disampaikan oleh pihak pengadilan.

"Memang alasannya dicantumkan, tetapi tidak secara spesifik dapat kami sampaikan mengenai alasan perceraian tersebut. Nanti juga akan ketahuan apa sih alasan sebenarnya perceraian yang diajukan oleh Sri Wulandari tersebut," kata Taslimah.

Selain itu, Wulan Guritno diduga sudah pisah rumah dengan Adilla Dimitri. Sebab, alamat yang dicantumkan saat melayangkan gugatan cerai keduanya berbeda.

"Kalau mengenai alamat, Sri Wulandari itu beralamat di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sedangkan di dalam gugatan tersebut, tergugat Adilla Dimitri di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Bisa dilihat sendiri, keduanya beralamat yang berlainan," tutur Taslimah.

Namun Taslimah juga tidak mengetahui sejak kapan keduanya tidak lagi bersama. Sebab, dalam isi gugatan tidak dijelaskan rinci oleh Wulan Guritno.

"Kami belum bisa berikan informasi mengenai hal tersebut. Yang jelas, di dalam gugatan tersebut alamat penggugat dan tergugat itu berbeda," imbuh Taslimah.

Dari pernikahan Wulan Guritno dan Adilla Dimitri, keduanya dikaruniai dua orang anak. Mengenai hak asuh, Taslimah belum mendapatkan informasi dari pihak Wulan Guritno.

"Yang dapat kami informasikan, anak dari pernikahan tersebut ada dua orang. Yaitu perempuan dan laki-laki. Yang perempuan lahir tahun 2010, yang kedua lahir tahun 2011," ungkap Taslimah.

"Kami belum dapat informasi mengenai anak itu tinggal di mana. Yang jelas, dari bunyi gugatan tersebut, antara penggugat dan tergugat telah dikaruniai dua orang anak, laki laki dan perempuan," pungkasnya.

(dar/pus)