Tora Sudiro Tersiksa Karena Tato

Tora Sudiro Tersiksa Karena Tato

- detikHot
Sabtu, 25 Feb 2006 19:23 WIB
Tora Sudiro Tersiksa Karena Tato
Jakarta - Tora Sudiro identik dengan tato. Meski begitu tato tak menjadi penghalang untuk aktor tampan ini terjun ke dunia hiburan Indonesia. Dalam 'Arisan', film yang membawa Tora meraih piala Citra, tato sama sekali tak terlihat karena ia kerap memakai baju lengan panjang. Di film selanjutnya 'Banyu Biru', tato-tato yang menempel di tangan Tora pun hilang. Rupanya butuh kerja keras untuk menyembunyikan tato tersebut. Kata ayah dua orang anak itu, perlu waktu sekitar tiga jam untuk membuat tangannya mulus tak bertato.Awal 2006 ini, satu layar lebar kembali dibintangi Tora, 'Ekspedisi Madewa'. Kembali tato harus ditutup untuk kepentingan cerita. Produser film, Phillip Korompis, meminta Tora yang berperan sebagai jagoan, tak bertato. Alasannya film tersebut tak hanya akan ditonton orang dewasa, tapi juga anak-anak."Takutnya nanti anak-anak berpikir kalau jagoan harus bergambar, makanya dihilangkan dulu," jelasnya di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu (25/2/2006).Tak seperti di 'Banyu Biru' yang memerlukan waktu tiga jam, di film produksi Cinervo (Cinema Revolution) Pictures ini Tora hanya butuh setengah jam untuk menutup tatonya dengan make-up. Tapi bukan berarti masalah selesai, bintang 'Extravaganza' itu justru merasa tersiksa dengan tangannya yang bermake-up."Gue suntuk banget, nggak boleh ini, nggak boleh itu. Duduk pun nggak boleh macam-macam, makan juga susah. Soalnya tangan nggak boleh kena baju biar make-up nggak hilang," paparnya. (eny/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads