Roy Marten Minta Izin untuk Rehabilitasi
Senin, 13 Feb 2006 19:22 WIB
Jakarta - Kondisi Roy Marten yang makin melemah membuat khawatir keluarga besarnya. Adik sekaligus pengacaranya, Chris Salam, mengupayakan Roy mendapat izin menjalani perawatan di pusat rehabilitasi.Sejak siang tadi Chris Salam tengah mengupayakan izin tersebut bisa dikeluarkan oleh Polda. Hanya saja, surat yang diperlukan dari pusat rehabilitasi yang diperlukan baru diserahkan pada pukul 18.30 WIB. Karenanya, Roy Marten tidak bisa dipindahkan ke pusat rehabilitasi bernama FAN (For All Nations) Campus yang berada di kawasan Puncak, Jawa Barat."Harapan saya Roy bisa direhabilitasi. Tapi malam ini sepertinya tidak mungkin. Suratnya saja baru diterima jam 18.30 WIB," kata Chris Salam yang ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Gatot Subroto, Jakarta.Ibu Inti yang disebut Chris adalah Inti Nusantari. Selain kawan dekat Roy, dia juga Staf Ahli di Badan Narkotika Nasional sekaligus pemilik FAN. Dan dia bersedia menampung Roy di tempat rehabilitasi ketergantungan obat yang dikelolanya."Saya hanya membantu sesuai permintaan keluarga. Melihat kondisinya Roy harus dirawat," kata wanita setengah baya tersebut yang datang bersama Alexander Asma Subrata. Mereka mengaku sudah menyiapkan FAN untuk kedatangan Roy.Sebelum Roy Marten ditangkap karena menggunakan shabu, dia sempat meminta dirawat oleh Inti pada Desember lalu. Namun permintaan tersebut hanya dianggap guyonan khas Roy Marten yang suka becanda. Ketika Roy tertangkap pada 2 Februari lalu, Inti menyesal tak menganggap serius permintaannya.Keluarga serta pengacara Roy berharap bisa mendapatkan izin pengobatan tersebut segera. Proses tinggal menunggu tanggapan dari staf kedokteran di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.Menurut kuasa hukum Roy Marten lainnya, Nazuri Do'ak, permintaan kliennya untuk mengajukan izin menjalani rehabilitasi merupakan haknya berdasarkan UU no. 5/ 1997. (ana/)











































