Nindy Ayunda Depresi dan Sulit Percaya Orang Usai Diselingkuhi-Alami KDRT

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 17 Feb 2021 11:03 WIB
Jakarta -

Nindy Ayunda mengaku diselingkuhi hingga diperlakukan kasar hingga babak belur oleh suami. Dua hal tersebut membuat dirinya merasakan dampak psikologis.

Penyanyi pelantun Buktikan tersebut mengaku mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sejak awal menikah. Namun hal itu ia tutupi demi menjaga keutuhan hubungan dan aib Askara Parasady Harsono sebagai suaminya.

"Saya sangat mengamini apapun hal baik. Tidak ingin orang-orang tahu. Dalam agama saya Islam tidak diperbolehkan mengumbar aib rumah tangga di media sosial atau memperlihatkan lagi berantem di depan umum," ujar Nindy Ayunda setelah konsultasi di Komnas Perempuan, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya tuh kalau berantem lebih baik di situ, di dalam kamar, nggak keluar-keluar dan saya nggak melakukan apapun bahkan menceritakan keburukan pasangan," lanjutnya.

Belum cukup sakit yang dirasakan wanita berusia 32 tahun itu, sang suami juga disebut berselingkuh. Askara Parasady Harsono punya hubungan spesial dengan wanita lain sejak 2015, sedangkan Nindy Ayunda baru mengetahuinya pada 2018.

Hal tersebut membuat Nindy Ayunda mengalami depresi. Sikapnya memandang orang lain pun berubah.

"Oh iya (depresi) saya (jadi) gak percaya orang," kata Nindy Ayunda.

Pose menggoda Nindy AyundaNindy Ayunda Depresi dan Sulit Percaya Orang Usai Diselingkuhi-Alami KDRT Foto: Instagram

Tahu hal itu tidak baik untuk dirinya, Nindy Ayunda datang ke psikolog. Depresi itu bertambah usai sang ayah meninggal dunia.

"Saya sempat bingung, ke psikolog minum obat karena kehilangan ayah saya, role model saya," tutur Nindy Ayunda.

"Saya paling deket sama ayah saya. Saya udah gak ada ayah lagi, jadi udah lelah kayak gini terus" sambungnya menambahkan.

Perselingkuhan dan KDRT yang diduga dilakukan Askara Parasady Harsono memang berlangsung lama. Nindy Ayunda menyebut, meski diperlakukan kasar, tetap ada rasa cinta di hatinya.

"Kalau ngomongin cinta ada anak nggak mungkin nggak cinta, nggak sayang. Tapi, kan ada kita tuh nggak bisa terus-terusan seperti itu. Akhirnya harus melepaskan," tutup Nindy Ayunda.

(dar/wes)