Kasus Pose Bugil
Anjasmara Stres
Jumat, 10 Feb 2006 15:15 WIB
Jakarta - Setelah diburu media soal status tersangkanya, Anjasmara Prasetya akhirnya mau bicara. Menurutnya, dia terganggu dan terpukul dengan pemberitaan media yang dianggapnya menyudutkan.Setelah dirinya resmi dijadikan tersangka oleh Polda Metro Jaya atas kasus pose bugil yang dilaporkan Front Pembela Islam (FPI), Anjas enggan bertemu dengan wartawan dan pekerja infotainment. Ketika ditunggui di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, dia berusaha menghindar. Wartawan hanya bisa bertemu dan mendapatkan komentar dari manajernya saja, Tika.Setelah menggaet pengacara baru dari kantor pengacara Ail Amir untuk bergabung dengan Elza Syarief sebagai tim pengacaranya, Anjas akhirnya mau bicara. Dia menyatakan terganggu kehidupan pribadinya diusik-usik."Dikejar-kejar kalian terus saya merasa terganggu," kata pria berusia 30 tahun tersebut di kantor Ail Amir, Gedung Internusa, kawasan Kuninga, Jakarta Selatan.Anjas yang terlihat pucat enggan berkomentar lebih jauh soal kasusnya tersebut. Dia menyerahkan permasalahan hukumnya itu pada tim pengacaranya. "Saya yakin tim pengacara bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik," ujarnya dengan suara pelan.Ketika ditanyai apakah keluarga dan pekerjaannya terganggu, Anjas menolak bercerita. "Seperti yang tertuang di UU Pers, kalian berhak bertanya, saya juga berhak menolak berkomentar," tegasnya lagi sambil berusaha meninggalkan tempat yang penuh dengan wartawan dan infotainment. (ana/)











































