Curhat Sahrul Gunawan Usai Jadi Wakil Bupati Terpilih

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 19 Jan 2021 15:38 WIB
Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan
Sahrul Gunawan curhat usai jadi Wakil Bupati terpilih. (Foto: Muhammad Iqbal)
Jakarta -

Sahrul Gunawan tinggal selangkah lagi menjadi Wakil Bupati Kabupaten Bandung. Sembari menunggu dilantik, Sahrul Gunawan rupanya akan menyelesaikan pendidikannya.

"Sebetulnya Wakil Bupati terpilih karena belum dilantik, insyaallah di awal Maret katanya jadi lagi siap-siap. Pengin nyelesein tesis biar tenang nantinya, besok UAS, belajar hari ini," kata Sahrul Gunawan usai Pagi-pagi Ambyar Trans TV, kawasan Mampang, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2021).

Namun disinggung apa pekerjaan rumah menjadi wakil Bupati, Sahrul Gunawan mengaku baru kepikiran untuk menjalankan strateginya sebagai politikus. Memang dia sudah terbayang akan banyak relasi hingga mewujudkan janji-janjinya saat berkampanye di waktu lalu.

"PR-nya ya kemarin kan gue dengan sibuk kampanye dan gimana caranya gue harus menang, sekarang baru kepikiran lagi nih, 'what's next'. Perjuangan sesungguhnya itu justru saat ini dan aku harus berstrategi dan juga banyak tanya, bertemu dengan orang-orang dan meningkatkan kemampuan aku sebagai politisi," bebernya.

"Ya intinya bagaimana mewujudkan janji-janji politik yang sudah dibuat," lanjutnya.

Namun apa saja janji-janji yang dia tawarkan saat kampanye Pilkada? Rupanya dibeberkan Sahrul Gunawan sangat banyak.

"Janjinya memberikan insentif untuk para guru ngaji sekabupaten Bandung, terus kedua, Rp 100 juta per-RW untuk UMKM, terus kemudian pemberian bantuan untuk pertanian, dan juga infrastruktur Bandung yang kompleks masalahnya jadi saya, 'ya Allah kuatkan saya'. Meski saya wakilnya membantu Pak Bupati, tapi tentu buat saya juga harus punya kemampuan untuk memberikan masukan dan mengontrol jalannya pembangunan nantinya," bebernya.

Di akhir wawancara, dengan dirinya menjadi seorang politisi, apakah Sahrul Gunawan bakal meninggalkan dunia entertainment? Rupanya dia menjawab bahwa cuma ingin masyarakat menerima dirinya secara utuh.

"Kalau saya sih sebetulnya ingin meminta kepada masyarakat please terima saya seutuhnya, saya juga memang senang nyanyi, ada passion juga di politik, semuanya. Saya kira nggak tepat kalau sudah jadi politisi tidak bisa menghibur. Justru akan menjadi nilai tambah ketika saya juga bisa menghibur mereka, masyarakat," pungkasnya.

(fbr/mau)