Kartika Putri Ribut dengan Dokter Kecantikan, Akbar Tanjung Beri Edukasi

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Senin, 18 Jan 2021 17:23 WIB
Kartika Putri dan dr. Richard Lee
kartika Putri dan dr Lee berseteru gegara skincare Foto: Youtube
Jakarta -

Belakangan nama Kartika Putri dan dokter kecantikan, dr Richard Lee tengah berseteru lantaran laporan polisi yang dibuat oleh Kartika Putri. Pria yang akrab disapa dr Lee itu mengaku kesal lantaran Kartika Putri masih saja mengganggu dirinya dengan melayangkan gugatan ke polisi.

Hingga saat ini masalah Kartika Putri itu masih bergulir. Mengenai masalah tersebut, Akbar Tanjung yang merupakan Founder dari Sabun Klinskin pun memberikan edukasi soal membedakan mana produk yang asli dan palsu.

Dalam Channel YouTube miliknya, ia memberikan beberapa tips supaya kita bisa membedakan produk kecantikan asli dan juga palsu. Hal tersebut bisa dilihat dari warna, tekstur, dan juga aroma.

"Produk yang saya punya juga beberapa waktu lalu sempat dipalsukan dan juga saya mendapatkan kerugian miliaran rupiah. Jadi sabun Klinskin ini memiliki warna, tekstur dan juga aroma yang khas sehingga sebenarnya kalau yang palsu akan kelihatan bagaimana jauh berbeda dengan yang asli," jelas Akbar Tanjung melalui rilisnya.

Tak hanya itu, Akbar Tanjung juga mengatakan produknya ini sempat diulas dengan sangat jelek oleh salah satu Youtuber yang mana penonton di YouTube-nya itu mencapai dua juta orang. Ia pun mengatakan jika Youtuber tersebut mendapatkan produk yang palsu saat diulas dalam channel YouTube-nya.

"Ini juga kita minta agar Youtuber tersebut menyampaikan klarifikasi atas fakta yang sebenarnya yaitu sabun Klinskin yang memiliki izin edar ternyata telah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," minta Akbar Tanjung.

"Padahal sebelum sabun Klinskin dipalsukan, menurut Akbar produknya itu laku keras dan diminati konsumen. Selain memiliki aroma yang khas, sabun Klinskin memiliki istimewa khusus," jelasnya lagi.

Sayang saat ditanya siapa Youtuber tersebut Akbar enggan membuka namanya. Akbar menyebut jika produknya sudah memiliki izin edar. Ia pun merasa kecolongan dengan adanya hal tersebut. Kini, sang pemalsu produknya itu sudah ditangkap oleh pihak berwajib.

"Selama ini pelaku yang memproduksi atau memperdagangkan produk sabun kita tanpa izin mengakibatkan kami mengalami kerugian miliaran rupiah," beber Akbar.

"Seperti contohnya seperti warna, sabun yang palsu memiliki warna yang pekat atau pun gelap, sedangkan yang asli transparan, untuk tekstur yang palsu bold dan glossy yang asli rapi dan tipis terakhir untuk palsu mencium aroma seperti mencium melati, yang asli lebih lembut seperti bunga sakura," tuturnya lagi.



Simak Video "Dokter Richard Polisikan Balik Kartika Putri "
[Gambas:Video 20detik]
(wes/pus)