Ipar dengan Ivanka, Karlie Kloss Didesak Bujuk Donald Trump Terima Kekalahan

Devy Octafiani - detikHot
Jumat, 08 Jan 2021 09:22 WIB
SHANGHAI, CHINA - NOVEMBER 20:  Model Karlie Kloss  walks the runway during the 2017 Victorias Secret Fashion Show In Shanghai at Mercedes-Benz Arena on November 20, 2017 in Shanghai, China.  (Photo by Frazer Harrison/Getty Images for Victorias Secret)
Karlie Kloss diminta bujuk Donald Trump terima kekalahan / Foto: Frazer Harrison/Getty Images
Jakarta -

Ribuan pendukung Donald Trump berunjuk rasa di gedung Capitol AS. Peristiwa ini terjadi setelah Donald Trump menuding adanya kecurangan di pilpres AS.

Peristiwa kerusuhan itu mau tak mau secara tak langsung menyeret Karlie Kloss. Sebab mantan model Victoria's Secret ini diketahui adalah saudara ipar dari putri Donald Trump, Ivanka Trump.

Karlie Kloss angkat bicara menyusul kerusuhan di Capitol Amerika Serikat. Model berusia 28 tahun itu berkicau lewat Twitter untuk mengecam tindakan para demonstran.

"Menerima hasil pemilu demokratis yang sah adalah tindakan patriotik. Menolak menerima hasil itu dan menghasut untuk melakukan kekerasan adalah tindakan anti-Amerika," tulisnya.

Seorang netizen kemudian membalas kicauan Karlie Kloss untuk dapat membujuk Donald Trump dan keluarganya agar dapat menerima hasil pemilihan presiden yang telah diumumkan. Hasil pilpres itu dimenangkan oleh Joe Biden.

"Beri tahu saudara ipar dan ipar Anda," ucap sang netter.

Ucapan itu ditujukan pada putri Donald Trump, Ivanka dan sang suami Jared Kushner. Karlie Kloss diketahui menikah dengan adik laki-laki Jared Kushner, Joshua Kushner.

"Aku sudah mencoba (berbicara pada mereka)," ungkap Karlie Kloss pada kicauan netter tersebut.

Ribuan pendukung Donald Trump tak hanya berunjuk rasa di luar gedung Capitol AS. Mereka juga menerobos masuk dan melakukan pengrusakan di dalam gedung.

Aksi ini menelan korban cedera dan meninggal dunia. Mereka yang cedera di antaranya mengalami serangan jantung hingga patah tulang.

Korban luka dan cedera juga dialami oleh petugas kepolisian. Mereka bentrok dengan massa Donald Trump.

Setidaknya ada puluhan korban yang dilarikan ke rumah sakit karena aksi yang disebut Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden sebagai hari terkelam dalam sejarah AS itu.

Kini desakan pada Donald Trump untuk menerima hasil pilpres terwujud. Donald Trump akhirnya mengakui akan ada pemerintahan baru di Amerika Serikat.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Jumat (8/1/2021), dalam pesan video terbaru yang dirilis via akun Twitternya pada Kamis (7/1) waktu setempat, Trump mengakui bahwa akan ada pemerintahan baru AS pada 20 Januari mendatang. Pesan video ini tampaknya direkam di Gedung Putih.

"Sekarang, Kongres telah mengesahkan hasilnya. Sebuah pemerintahan baru akan dilantik pada 20 Januari," ucap Trump.



Simak Video "Donald Trump Seret Facebook hingga Google ke Pengadilan AS"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/dal)