Tak Hanya Kasar, Shia LaBeouf Juga Selalu Minta FKA Twigs Telanjang

Asep Syaifullah - detikHot
Minggu, 13 Des 2020 15:33 WIB
TORONTO, ON - SEPTEMBER 15:  Actor Shia LaBeouf attends the Man Down press conference at the 2015 Toronto International Film Festival at TIFF Bell Lightbox on September 15, 2015 in Toronto, Canada.  (Photo by Jason Merritt/Getty Images)
Shia LaBeouf selalu minta FKA Twigs telanjang. (Foto: Jason Merritt)
Jakarta -

Penyanyi FKA Twigs menuntut mantan kekasihnya yakni aktor Shia LaBeouf atas kasus kekerasan dalam berpacaran dan tindak kekerasan seksual. Ia melaporkan gugatan tersebut melalui pengadilan di Los Angeles belum lama ini.

Shia LaBeouf disebut kerap membuat Twigs mengalami beban emosi selama mereka berpacaran. Ia pun menjauhkan mantan kekasihnya itu dari teman-temannya dan keluarganya agar menyembunyikan kekerasan fisik yang dilakukannya.

Ada banyak kekerasan fisik maupun mental yang dialami FKA Twigs, salah satunya adalah pada hari Valentine 2019 lalu. Kala itu, ia dicekik mantan kekasihnya tersebut sambil memberikan ancaman.

Pada pagi harinya, Shia LaBeouf pun membawa FKA Twigs dan berkendara seperti orang gila. Ia mengancam akan menabrakan mobil tersebut, jika ia tak berjanji mencintainya selamanya.

Selain itu, pada dokumen persidangan juga disebutkan Shia LaBeouf menyimpan senjata api di rumahnya dan hal tersebut selalu menghantui Twigs. Bahkan FKA Twigs takut ke kamar mandi pada malam hari karena khawatir Shia bangun dan menembak dirinya.

Tak hanya itu saja, Shia pun melarang Twigs mengenakan pakaian selama berada di kamarnya. Ia selalu diminta telanjang dan mereka pun kerap bertengkar sebelum tidur.

Wanita pemilik nama lengkap Tahliah Debrett Barnett sempat menjalin kasih bersama sang aktor selama satu tahun yakni sejak 2018 hingga 2019 lalu. Menurut fakta persidangan, keduanya mulai jatuh cinta usai terlibat dalam proses syuting Honey Boy pada 2018 lalu.

Shia LaBeouf sendiri tak memberikan tanggapan atas berita tersebut. Namun beberapa waktu lalu, ia sempat mengatakan dirinya pernah menyakiti orang yang dicintainya itu kepada The New York Times.

"Aku kerap berlaku kasar pada diriku dan orang-orang di sekitarku. Aku pun sempat menyakiti orang yang kucintai. Aku malu dengan kenangan tersebut dan aku memohon maaf pada dirinya yang ku sakiti. Tak ada lagi yang bisa ku katakan," tuturnya kala itu.

(ass/mau)