Wawancara Eksklusif

Rey Utami Ungkap Ingin Sudahi Hidup saat Masuk Penjara

Pingkan Anggraini - detikHot
Rabu, 18 Nov 2020 14:26 WIB
Rey Utami saat ditemui di kawasan studio Trans TV.
Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta -

Rey Utami menjadi salah satu terpidana dari kasus pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq. Rey Utami divonis menjalani masa tahanan satu tahun empat bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Istri dari Pablo Benua itu menjalani masa tahanannya tanpa adanya proses asimilasi. Rey Utami pun dinyatakan bebas dari masa tahanan pada Minggu, 8 November 2020.

Dijelaskan Rey Utami dirinya sempat akan mengakhiri hidupnya di penjara. Hal itu terjadi pada awal-awal ia mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya satu tahun yang lalu.

"Ya karena nggak pernah ngebayangin di penjara. Mimpi aja nggak pernah gitu kan seumur hidup," ujar Rey kepada detikcom.

Masa kelam itu ditambahi dengan keadaan Rey Utami yang merasa tak bisa kemana-mana. Ruang lingkupnya seakan dibatasi dan ia tak dapat bebas seperti dulu lagi.

Kebahagiaannya sebagai seorang ibu dan sosok yang masih berusia muda seakan direnggut dengan statusnya saat itu sebagai tersangka.

Rey mengaku kehilangan pekerjaan, uang, keluarga, hingga harus berpisah dengan suaminya yang turut ditahan karena kasus yang sama. Hal-hal tersebut yang menjadi dasar keinginan Rey Utami hendak mengakhiri hidupnya.

"Nah di usia yang masih muda langsung masuk penjara, lagi menyusui ya lagi bahagia-bahagianya umur aku," tuturnya.

Divonis dengan hukuman penjara diakui Rey Utami mengubah hidupnya secara drastis. Ia tak dapat menahan dirinya menjadi tertekan harus menerima kenyataan yang tak pernah ia sangka.

"Tiba-tiba harus kehilangan pekerjaan, kehilangan anak-anak, terpisah dari suami. Kehilangan pendapatan karena biasanya kita cari uang. Tidak bisa gerak bebas. Keterbatasan gitu. Benar-benar jadi orang yang harus mengikuti aturan dan memang drop lah, down banget dan butuh beberapa bulan untuk bisa menerima semuanya," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Rey Utami Bebas dari Rutan Pondok Bambu"
[Gambas:Video 20detik]