Sepak Terjang Gatot Brajamusti Jadi 'Pahlawan'

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 08 Nov 2020 21:44 WIB
Selebriti,
Gatot Brajamusti / Foto: Gus Mun/detikHOT
Jakarta -

Gatot Brajamusti tak hanya dikenal sebagai seorang guru spiritual. Ia juga berkecimpung di dunia film.

Semasa hidupnya, Gatot Brajamusti memiliki karier sebagai aktor. Ia membintangi film drama action berjudul Azrax yang dirilis di tahun 2013 dan film bergenre serupa berjudul DPO (Detachment Police Operation).

Keterlibatannya dalam dua film tersebut menempatkan Gatot Brajamusti memerankan karakter pahlawan.

Azrax bercerita tentang sindikat perdagangan wanita. dan kisah pilu yang dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Proses pengambilan gambar dilakukan di Tanjung Pinang dan Hong Kong. Gatot mengklaim modus-modus kejahatan perdagangan manusia yang diangkat dalam film arahan sutradara Dedi Setiadi ini adalah cerita yang diambil dari kisah nyata.

Gatot memerankan tokoh Azrax, pemilik pesantren dan padepokan persilatan. Azrax terkenal sering menolong sesama dan menjadi tumpuan serta harapan para korban perdagangan manusia.

Dalam film tersebut, Gatot menggaet sejumlah aktris di antaranya Piet Pagau, Mario Irwinsyah, Nadine Chandrawinata, Elma Theana, dan Yama Carlos.

AzraxAzrax Foto: (dok.ist)

Sementara dalam DPO (Detachment Police Operation), Gatot memerankan karakter Kapten Sadikin, salah satu anggota kelompok elite yang ditugaskan untuk mengejar gembong kriminal berbahaya. Film produksi Brajamusti Films dan Putaar Production itu sedianya akan dirilis pada 15 September mendatang.

Menjadi pahlawan dalam film, Gatot Brajamusti memiliki kisah yang berkebalikan dalam kehidupan nyata. Pria yang disapa Aa Gatot ini menjalani hidup yang miris karena terbelit sejumlah kasus hukum.

Dari kasus narkoba hingga kepemilikan senjata api ilegal, satwa liar juga pada 2018. Kasus tersebut membawa Gatot Brajamusti harus mendekam di penjara hingga mengembuskan napas terakhirnya.

Gatot Brajamusti memiliki riwayat sakit di antaranya Diabetes, Hipertensi juga stroke. Penyakit yang diidapnya tersebut membuatnya semakin menurun setahun belakangan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti.

"Jadi memang tiga penyakit tersebut mulai mempengaruhi kondisinya setahun ini. Terus juga Gatot mendapatkan perawatan intensif baik di Lapas Cipinang dan RS Pengayoman. Nah di dalam lapas pun beliau mendapatkan perawatan intensif dari Tim Kesehatan Bapas Cipinang," ungkapnya.



Simak Video "Ayah Gatot Brajamusti: Mohon Dimaafkan Kesalahan Semasa Hidup"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/wes)