Rizky Billar Ungkap Celetukan Lucu saat Anak Belajar Puasa

Rizky Billar Ungkap Celetukan Lucu saat Anak Belajar Puasa

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 26 Feb 2026 18:14 WIB
Leshia Anak Lesti Kejora & Rizky Billar Ultah Pertama
Kebersamaan Rizky Billar dengan keluarga. Foto: Instagram @lestikejora
Jakarta -

Momen Ramadan tahun ini terasa sangat spesial bagi pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora. Bukan hanya soal ibadah mereka berdua, tapi juga tentang perkembangan putra sulung mereka, Muhammad Levian Al Fatih Billar atau yang akrab disapa Abang L, yang mulai belajar berpuasa.

Di usianya yang masih balita, Abang L rupanya sudah menunjukkan ketertarikan untuk ikut menjalankan ibadah di bulan suci ini. Rizky Billar menceritakan, bagaimana sang putra mencoba menahan lapar dan dahaga meski belum bisa seharian penuh.

"Abang saat ini kan sudah mulai belajar puasa ya, meskipun masih setengah hari. Tahun ini mungkin belajar pertama kali," kata Rizky Billar saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Proses belajar tentu tidak selalu berjalan mulus. Rizky Billar mengungkapkan pada hari pertama puasa, Abang L sempat merasa kaget dengan perubahan pola makannya. Celetukan-celetukan polos sang anak saat merasa lapar pun sukses membuat orang tuanya gemas sekaligus haru.

"Hari pertama dia mungkin agak rewel, kaget. Kita coba 'Ayo Bang sampai Maghrib, usahain sampai Maghrib bisa nggak, mampu nggak?'. Terus dia bilang 'Nggak Bun, Abang laper, Abang pengen makan, boleh nggak?'," tutur Rizky Billar.

Melihat sang anak yang belum kuat menahan lapar, baik Rizky Billar dan Lesti Kejora tidak mau memaksakan kehendak. Bagi mereka, yang terpenting adalah menanamkan pemahaman dan kebiasaan sejak dini tanpa membuat sang anak merasa terbebani.

"Ya udah kita nggak bisa maksain kan, apalagi masih dalam tahap belajar," ujarnya.

Menariknya, Rizky Billar memiliki prinsip tersendiri dalam mendidik anak, terutama soal urusan ibadah. Alih-alih memberikan janji manis berupa hadiah mewah di awal agar sang anak mau berpuasa, ia lebih memilih memberikan apresiasi setelah Abang L berhasil melakukan sesuatu.

"Kita sih memang gak pernah ngajarin untuk kasih menjanjikan ya, tapi lebih kepada apresiasi setelah dia melakukan. Jadi dia melakukan dulu, nanti kalau memang sudah berhasil baru kita apresiasi, 'Abang ini hadiah atas apa yang sudah Abang lakukan'," pungkasnya.




(ahs/wes)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads