Round-up

Sindiran Satir Bintang Emon: Anak Lu Dipaksain Banget Masuk Politik

Tim Detikcom - detikHot
Selasa, 27 Okt 2020 05:30 WIB
Bintang Emon
Bintang Emon. Foto: Instagram @bintangemon
Jakarta -

Foto yang menunjukkan seekor komodo menghadang truk beredar di dunia maya dan langsung mendapat perhatian publik. Kendaraan berat itu berada di Pulau Komodo karena di tempat itu akan dibangun kawasan wisata yang disebut dengan proyek Jurassic Park.

Sejumlah orang mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap pembangunan fasilitas wisata tersebut. Pulau Rinca yang berada di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur memang masuk dalam kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pulau Rinca merupakan salah satu dari tiga pulau yang masuk taman Nasional Komodo yang merupakan habitat asli dari satwa liar yang dilindungi itu, dua lainnya Pulau Padar dan Pulau Komodo.

Atas hal tersebut, Bintang Emon, komika yang begitu vokal dengan beberapa isu yang ramai, melancarkan sindirian. Ia menyebut pembangunan itu cuma akan menguntungkan pihan investor.

Dia juga mengkritik adanya privatisasi tempat wisata yang akan semakin meminggirkan penduduk lokal dan menjadikan mereka sebagai pekerja kasar.

Dalam kicauannya di Twitter, Bintang Emon menuliskan, "Ambil aja bos semuanya. Duitin semuanya. Kalimantan sawitin semuanya, bikin kaya yang punya duit."

"Pulau Komodo bikin bangunan yang akan buat kayak investor yang nggak tahu orang mana tuh. Orang lokalnya biarin dapet duit dari kerja kasar aja. Ayo kerja, kerja, kerja," sambung dia lagi.



Atas sindiran satirnya itu, Bintang Emon pun mendapatkan respons beragam dari warganet. Tidak sedikit pula yang menyerangnya.

Ia pun kembali berkicau menanggapi respons warganet. Sembari menanggapi, ia menyindir seorang anak yang dipaksa untuk terjun ke politik oleh orang tuanya.

"Lah mending gua cuma ngomongin. Noh anak lu, dipaksain banget masuk politik," ujar dia dalam kicauan lainnya.

Bintang Emon merasa tidak takut bersuara meski ada UU ITE yang dapat menjerat siapa saja. Menurutnya ada celah agar terhindar dari jerat hukum saat mengkritik sesuatu di Indonesia.

"Jangan takut tapi harus hati-hati karena di situ ada UU ITE. Nah, kalo mau aman dari UU ITE jangan sebut nama, jangan sebut instansi, jangan tampilin visual, jangan bersuara, ya emang itu sih yang paling brcanda, Indonesia kan negaranya demokrasi. Kebebasan bicara kita kan dijamin lo, aman, bene," tuturnya.

Sejak 2019, Presiden Joko Widodo menyampaikan keinginan untuk menata total kawasan zona pemanfaatan di Pulau Rinca, yaitu untuk memfasilitasi dan meningkatkan pariwisata dan penelitian di Loh Buaya, 1 dari 45 Loh (sarang komodo) yang ada di Pulau Rinca.

Dalam prosesnya, pemerintah berencana membangun kawasan itu dengan tema Jurassic Park. Penataan menjadi Jurassic Park Pulau Rinca itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lewat Direktorat Cipta Karya KemenPUPR merilis desain akhir Pulau Rinca.

Disebutkan pembangunan di Pulau Rinca yang akan disulap ala Jurassic Park itu pada area Loh Buaya. Di area itu dibangun Tourism Information Center seluas 4.000 meter persegi. Bangunan ini terintegrasi dengan elevated deck, kantor resort, guest house, dan kafetaria.

Pembangunan Pulau Rinca direncanakan selesai sekitar bulan Maret tahun depan. Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 902,47 miliar dalam anggaran 2020 untuk mengerjakan 43 paket kegiatan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo.



Simak Video "Viral Video Komodo Nyasar ke PLTD PLN"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/ass)