Cerita Papham Sempat Terpapar COVID-19, Gejalanya Kayak Tenggelam

Mauludi Rismoyo - detikHot
Selasa, 15 Sep 2020 16:48 WIB
Papham
Papham sempat terinfeksi virus Corona. (Foto: Instagram Papham)
Jakarta -

Komedian Papham ternyata sempat terpapar virus COVID-19. Ia dinyatakan positif sejak kurang lebih sebulan yang lalu.

Papham kini isolasi mandiri di rumah. Saat terinfeksi virus Corona, ia sempat dilarikan ke Rumah Lawan COVID-19, Ciater, Tangerang Selatan, selama dua hari lalu pindah ke RSUD Tangerang Selatan.

Papham kemudian cerita bagaimana dirinya bisa positif virus COVID-19. Ia menyimpulkan terpapar virus tersebut di tempat yang sudah dianggap nyaman.

"Kalau akhirnya aku simpulin tempat yang berisiko, tempat yang menurut kita tempat nyaman kita. Kalau kita udah nyaman akhirnya kita lengah, kita lepas aja dari protokol kita sendiri, salah satunya kumpul sama keluarga atau sama sahabat-sahabat kita sendiri yang kita pikir mereka aman, tapi ternyata ya kena-kena juga," ujar Papham di acara Rumpi No Secret.

Saat terinfeksi virus Corona, Papham mengaku seperti orang tenggelam. Ia juga sempat kehilangan indera penciumannya.

"Jadi gejalanya itu awalnya aku habis pulang dari suatu tempat, besokannya itu aku kayak agak pusing di hidung tuh kayak tenggelam, tapi kayak kemasukan air gitu. Terus kayak ada tekanan di hidung, tapi aku nggak ada kesulitan untuk napas sama sekali, cuma kayak pusing. Itu gejalanya kurang lebih 3-4 jam sampai sore, karena kebetulan hari itu aku lagi masak jadi aku nggak terlalu mikirin. Nah terus besokannya aku benar-benar hilang indera penciuman aku. Makan nggak ada masalah, cuma aku nggak bisa nyium," tutur Papham.

Papham pun menjelaskan soal perawatan penanganan COVID-19. Ia mengaku virusnya bisa menggerogoti penyakit bawaan dalam tubuhnya.

"Nah aku pribadi dibilang gejala ringan, karena aku nggak nunjukkin sesak napas dan lainnya. Pas aku di screening awal di rumah isolasi, aku ditemukan flek di paru-paru aku, walaupun cuma dikit dan aku ada obesitas. Rupanya si virus COVID ini senang sama kalau ada penyakit bawaan dia gerogotin penyakit bawaannya kan. Karena kita kegemukan takutnya COVID-nya ke mana-mana, jadi aku dirawat di RSUD lebih untuk dipantau takutnya one day aku tiba-tiba collapse," kata Papham.

[Gambas:Instagram]

Setelah dua minggu diisolasi di rumah sakit, Papham dipulangkan. Meskipun hasil tesnya menunjukkan dirinya masih positif COVID-19, namun Papham dinilai sudah tak menunjukkan gejala.

"Belum (negatif), sekarang kan udah ada press rilis baru kalau kita udah melewati inkubasi dua minggu dan kalau nggak ada gejala sama sekali itu sudah boleh dipulangin, karena sudah tidak terlalu menularkan, tapi kita harus tetap isolasi mandiri sampai hasilnya negatif," ucap Papham.

Selama di rumah, Papham dianjurkan meminum obat yang diberikan dokter. Itu supaya dirinya benar-benar aman dari penyakit yang dirasa.

"Ada obat antibiotik dua jenis sampai aku pulang dilanjutkan sampai hari ke-10," pungkas Papham.

(mau/nu2)