Istri Sempat Berharap Mukjizat Yopie Latul Sembuh

Mauludi Rismoyo - detikHot
Rabu, 09 Sep 2020 19:51 WIB
Yopie Latul
Istri sempat harap mukjizat Yopie Latul sembuh. (Foto: Dok. Facebook)
Jakarta -

Yopie Latul meninggal dunia Rabu (9/9/2020) sore tadi. Sebelum itu, sang penyanyi rupanya sempat diterpa hoax.

Hoax yang diterima keluarga yakni soal Yopie Latul telah meninggal dunia sebelum pukul 15.32 WIB hari ini. Hal itu membuat istri Yopie, Emma Tahapary, kesal.

Alasannya saat itu almarhum masih bernapas dan ada secercah harapan dalam diri Emma, berharap mukjizat agar Yopie Latul bisa sembuh. Ia sempat mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendoakan Yopie.

"Biarpun ada berita yang tidak benar saya anggap ini suatu MUJIZAT dari ALLAH .....suamiku tercinta akan bangkit dan pulang berkumpul bersama kel... amin terima kasih untuk doa sabang sampai marouke.. biar Tuhan Yesus yang membalas kebaikan basaudara semua... I LOVE YOU ALL," tulisnya di Instagram.

Kini Emma mesti menerima kabar buruk saat Yopie Latul benar-benar pergi meninggalkannya untuk selamanya. Yopie meninggal dunia di usia 65 tahun di RS Cibinong.

Sebelumnya Yopie Latul dirawat selama tiga hari setelah positif COVID-19. Ketika itu, ia disebut pasien positif dengan status orang tanpa gejala (OTG).

"Meninggal 15.32 WIB di RS Cibinong. Masuk RS 3 hari yang lalu COVID (OTG)," kata Andre Hehanussa via telepon.

Andre Hehanussa juga menyebut Yopie Latul kemungkinan dikremasi. Namun, hal itu masih butuh kepastian dari keluarga almarhum.

"Kemungkinan dikremasi, masih menunggu keputusan keluarga," tuturnya.

Yopie Latul mulai aktif di dunia tarik suara sejak tahun 1986. Lagu-lagunya besar setelah merilis single perdana Ayun Langkahmu pada 1986.

Guruh Soekarnoputra juga pernah membuatkan lagu untuknya Kembalikan Baliku. Bahkan lagu itu ia bawakan pada Festival Lagu Populer Indonesia 1987.

Tentu saja yang paling membekas adalah suaranya saat menyanyikan lagu Poco-Poco. Tak cuma jadi lagu biasa, karyanya itu juga terus mengiringi berbagai elemen masyarakat, sebagai pengiring senam.

(mau/aay)