Daniel Mananta Ungkap Peran Pentas Musik Virtual bagi Dunia Musik

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikHot
Selasa, 01 Sep 2020 19:58 WIB
Daniel Mananta saat berkunjung ke kantor detikcom.
Foto: Asep Syaifullah
Jakarta -

Daniel Mananta mengatakan dalam masa pandemi ini, pentas seni musik yang dilakukan secara virtual mempunyai manfaat bagi dunia musik di Tanah Air. Manfaatnya adalah membuat semua orang terus bergerak dan memberikan ripple effect kepada seluruh pelaku yang terlibat.

"Dengan adanya pentas ini semua orang terlibat jadi kerja. Jadi kita dengan adanya pentas ini ripple effect-nya atau mungkin efek dari semuanya itu, bukan cuman Erwin Gutawa aja atau Daniel Mananta aja tapi banyak juga yang ikutan kerja jadi terefek secara positif dengan adanya pentas musik ini secara virtual," ujarnya kepada detikcom, Jumat (28/8/2020).

Daniel pun memberikan tanggapan mengenai acara 'Pentas Musik Satukan Energi untuk Indonesia Maju' persembahan dari BNI bekerja sama dengan detikcom yang diadakan pada Sabtu (22/8) lalu. Dalam acara tersebut ia menjadi salah satu talent yang turut berpartisipasi untuk memberikan semangat optimisme Indonesia Maju kepada masyarakat.

"Menurut gue ini (pentas musik virtual) dibutuhkan banget ya, karena kita juga tetap berusaha. Di masa pandemi ini kan emang kayaknya orang-orang musik, orang-orang kesenian, orang-orang entertainment semua kena. Gue aja itu juga kena," ungkapnya.

Menurut Daniel, tidak hanya musisi-musisi yang ada di depan saja yang ikut terkena imbasnya. Namun musisi-musisi di belakang panggung seperti para pemain instrument orkestra banyak juga banyak yang terdampak.

"Tapi yang lebih parah lagi adalah mungkin musisi-musisi yang ada di background. Contoh kayak misalnya di orkestra, kita nggak tahu figur si musisi-musisinya siapa aja. Dan obviously dengan pandemi ini mereka kena juga," jelasnya.

Sementara itu, Daniel menceritakan tentang sesi interview-nya bersama sang maestro musik Indonesia Erwin Gutawa dalam acara pentas musik tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak insight dan pelajaran dari sang maestro.

"Keterbukaan beliau untuk lebih membuka diri kepada anak-anak muda zaman sekarang sih. I think itu yang menurut saya paling penting. Karena gak banyak orang-orang dari generasi dari beliau yang membuka diri dengan anak-anak muda," ungkap Daniel.

"Tapi yang gue pelajarin dari Erwin Gutawa, dia sangat humble banget dengan segala achievement yang dia dapetin, bisa memberikan si semangat baru itu kepada anak-anak muda juga untuk terus berkarya dan gue bener-bener kayak respect banget," imbuhnya

Daniel mengungkapkan dalam acara pentas musik tersebut semua musisi muda yang tampil adalah favoritnya. Ia pun berharap para musisi muda tersebut bisa terjun masuk ke dunia pasar musik internasional.

"Kalau misalnya bilang favorit, ya gue gak bisa bilang cuma satu aja yang favorit. Rada gak adil sih kalau gue bilang kayak gitu karena mereka semua mempunyai karakter yang berbeda-beda," ujarnya.

"Semuanya gue favoritin banget. Isyana iya, Weird Genius iya, Sara Fajira iya. Maksudnya mereka semua musisi-musisi Indonesia yang mempunyai kesempatan yang sangat besar sekali untuk go internasional dan udah dibuktikan juga dengan Weird Genius," pungkas Daniel.

[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)