Kisah Cristiano Ronaldo Selamatkan Kakak Kecanduan Alkohol dan Obat-obatan

Dicky Ardian - detikHot
Jumat, 07 Agu 2020 12:04 WIB
LYON, FRANCE - FEBRUARY 26: Cristiano Ronaldo of Juventus during the UEFA Champions League round of 16 first leg match between Olympique Lyon and Juventus at Parc Olympique on February 26, 2020 in Lyon, France. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Cristiano Ronaldo Foto: Getty Images/Catherine Ivill
Jakarta -

Sudah bukan rahasia jika Cristiano Ronaldo memiliki kakak yang juga seorang pesepakbola, Hugo Aveiro. Keduanya begitu dekat dan saling mendukung satu sama lain.

Sayangnya, nasib mereka berbeda, meski Cristiano Ronaldo menyebut sang kakak jauh lebih berbakat darinya. Nasib tersebut kemudian membawa Hugo Aveiro lebih dekat dengan minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang daripada sepak bola.

Di keluarga Cristiano Ronaldo, hal itu tidak aneh. Ayahnya, Jose Dinis Aveiro, juga kecanduan hal yang sama. Ia akhirnya meninggal dunia pada 2005 karena gagal ginjal.

Efek buruk dari minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang itu kemudian memicu Cristiano Ronaldo untuk tampil lebih baik di lapangan hijau. Bukan cuma itu, sang kakak juga diminta olehnya untuk menjauh dari barang-barang tersebut.

"Ronaldo melihat apa yang bisa dilakukan narkoba dan alkohol kepada orang-orang terdekatnya, ini jadi salah satu alasan yang membuatnya jadi seperti sekarang," ujar Dolores, ibu Cristiano Ronaldo.

"Ayahnya terus minum hingga meninggal lebih dini yang membuat Ronaldo sangat terpukul. Ronaldo terus-menerus menawari sang ayah untuk biaya terapi, tetapi sang ayah tetap minum-minum," lanjutnya.

Juventus' Cristiano Ronaldo controls the ball during the Italian Cup soccer final match between Napoli and Juventus, at Rome's Olympic Stadium, Wednesday, June 17, 2020. (AP Photo/Andrew Medichini)Cristiano Ronaldo selamatkan kakak dari kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang. Foto: AP/Andrew Medichini

Mantan bintang Manchester United dan Real Madrid yang kini membela Juventus itu ingin sekali kakaknya bisa lepas dari minuman alkohol dan obat-obatan terlarang.

Ia kemudian membuat janji dengan Hugo Aveiro, jika dirinya memenangkan Liga Champions, sang kakak harus memulai hidup sehatnya.

Usaha Cristiano Ronaldo membuahkan hasil. Ia meraih piala Liga Champions musim 2013-2014 bersama Real Madrid. Saat itu, sang kakak juga berada di stadion menyaksikan adiknya berlaga.

Setelah peluit panjang dibunyikan wasit, Cristiano Ronaldo langsung memeluk kakaknya. Ia kemudian meminta sang kakak memenuhi janjinya.

Tapi kecanduan akan selalu menang jika dibayar janji. Tidak mau hal itu terjadi, Cristiano Ronaldo meminta kakaknya untuk menjalani terapi. Ia membayar semua biaya terapi dan pengobatan tersebut.

Hingga kini, Hugo Aveiro tidak pernah lagi menyentuh minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.

"Tak bisa dipungkiri lagi bahwa uang Ronaldo membantu menyelamatkan Hugo. Keadaan mungkin akan sangat berbeda jika Ronaldo bukan pesepakbola," kata Dolores.

Kini, Cristiano Ronaldo masih aktif di sepakbola untuk membela Juventus, sedangkan Hugo Aveiro di kampung halaman mereka, Madeira, menjaga Museum Ronaldo.



Simak Video "2 Penalti Ronaldo Selamatkan Muka Si Nyonya Tua"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/pus)