Hari Ini Dipanggil Polisi, Jerinx Dapat Banyak Dukungan

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 06 Agu 2020 10:17 WIB
Jerinx SID memenuhi panggilan polisi soal laporan IDI.
Jerinx SID memenuhi panggilan polisi soal laporan IDI. (Angga Riza-detikcom)
Jakarta -

Setelah tak menghadiri panggilan Polda Bali, hari ini Jerinx SID kembali dipanggil. Jerinx dipolisikan terkait laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait dugaan pencemaran nama baik.

Hari ini Jerinx dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan terkait laporan tersebut. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho berharap Jerinx mau mematuhi panggilan kedua ini.

"Ya harapan kita sih hadir, kan sudah panggilan kedua, ya kita panggil nggak dateng kita tangkap. Ya (terakhir) kita upaya paksa kalau seandainya nggak dateng tanpa alasan tepat dan jelas, ya mudah-mudahan harapannya datang, kalau dalam undang-undang kan begitu, 2 kali nggak hadir kita panggil lagi terus kita membawa gitu," kata Yuliar saat dihubungi detikcom melalui telepon.

Jerinx saat ini memang sudah menunjuk pengacara, yakni I Wayan Gendo Suardana. Mendapat panggilan kedua, Jerinx nyatanya banyak mendapat dukungan. Salah satunya dari sesama personel SID.

"Sudah beberapa bulan JRX getol menyuarakan aspirasi menentang kebijakan beberapa pihak yang dirasa membuat masyarakat makin terpuruk di masa sulit saat ini, hal ini tentunya mendapat pula dukungan dari keluarga kecil di band yang dibangun bersama-sama hingga berada di titik saat ini," tulis SID dalam postingannya.

[Gambas:Instagram]

"Penuh harapan semoga langkah hukum yang ditempuh @gendovara bersama tim dari @gendolawoffice dalam menyikapi kasus ini bisa berujung keputusan yang adil dan tentunya mampu memberi contoh transparansi penegakan hukum yang baik kepada masyarakat luas," tegas mereka.

Tidak hanya sesama personel SID, Jerinx juga didukung oleh banyak warga Bali. Jerinx dipolisikan IDI Bali lantaran postingannya yang menyebut IDI sebagai kacung WHO.

Banyak dari yang mendukung Jerinx mengutip ungkapan Wiji Thukul.

"JANGAN KAU PENJARAKAN UCAPANMU JIKA KAU MENGHAMBA PADA KETAKUTAN KITA AKAN MEMPERPANJANG BARISAN PERBUDAKAN-Wiji Thukul-

Semesta Bersamamu Pak de," tulis akun dan**ab yang di-repost ulang Jerinx.

"Apabila usul ditolak tanpa di timbang, suara di bungkam, kritik di larang tanpa alasan, dituduh subversif dan mengganggu keamanan, maka hanya ada satu kata LAWANA!!!

Kau tak sendiri Om Ary astina @jrxsid Kami tau kau orang baik dan memikirkan orang banyak! POWER. Ayo tunjukan dukungan kita!!! #rakyatbersatutakbisadikalahkan," ungkap akun pi***ka.

"Saya tau betul @jrxsid orang baik yg ingin di bungkam suaranya karena keras memperjuangkan hak orang banyak untuk bisa hidup normal bukan hidup dalam ketakutan, Semesta bersamamu," tulis akun Wah**no.

Banyak dari yang mendukung Jerinx juga menyuarakan #savejrx. Selama ini, Jerinx konsisten menyuarakan isi hatinya soal COVID-19.


"Lagi, lagi & lagi, ibu-ibu ini tetap dipaksa rapid hingga bayi-bayinya meninggal.Terakhir, Jerinx juga ikut dalam aksi Bali tolak rapid test dan swab jadi syarat administrasi. Dalam beberapa postingannya Jerinx mencantumkan pemberitaan yang mendasari dirinya menolak adanya rapid test dan swab jadi syarat administrasi, seperti berita tentang meninggalnya bayi dalam kandungan seorang ibu yang positif corona.

Baca surat edaran Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (slide akhir). Poin 3 & 4 yg MELARANG rapid dijadikan syarat pelayanan kesehatan. Tapi faktanya?

Saya harus marah ke siapa? WHO? Emang mereka mau denger suara saya? Siapa yg bisa ganti nyawa bayi-bayi ini? Ke siapa saya harus mengumpat?" tukas Jerinx pada salah satu postingannya.



Simak Video "Jerinx: Permintaan Maaf Saya ke Kawan-kawan IDI Sebagai Bentuk Empati"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/doc)