Bisnis Kosmetik Berantakan, Ucie Sucita Bertahan Hidup di Usaha Kuliner

Mauludi Rismoyo - detikHot
Senin, 20 Jul 2020 16:36 WIB
Ucie Sucita saat ditemui di acara Selebrita Awards 2019.
Ucie Sucita kewalahan usaha kuliner. (Foto: Noel/detikFoto)
Jakarta -

Pedangdut Ucie Sucita menceritakan pengalaman hidup di tengah pandemi Corona. Menurutnya, kerjaannya sebagai penyanyi jadi berantakan.

Selain itu, usaha yang tengah dijalaninya pun hancur. Penjualan bisnis kosmetik Ucie Sucita menurun drastis.

"Aku juga ada usaha kosmetik, karena kosmetik ini jujur saja penjualan drop. Penjualan sedikit banget, tinggal 20-30 persen," ujar Ucie Sucita saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.

Tak patah arang, Ucie Sucita banting setir. Ia beralih ke bisnis kuliner.

Beruntungnya, Ucie Sucita justru ketiban rezeki saat mengelola usaha tersebut. Ia sampai kewalahan menangani pesanan kulinernya.

"Tapi kita harus jadi enterpreneur sejati juga harus bertahan. Kemarin aku mulai usaha kuliner suki, ya, dan alhamdulillah lagi COVID gini bisnis makanan lebih lancar. Malah aku kewalahan karena benar-benar homemade," tutur Ucie Sucita.

Bagi Ucie Sucita, hal itu menjadi keberkahan tersendiri. Ia berterima kasih ke Tuhan karena mengganti rezeki yang lain usai usaha yang lain hancur.

"Ini jadi salah satu hikmah juga di pandemi ini jadi punya usaha baru," kata Ucie Sucita.

Soal pekerjaan, Ucie Sucita bersyukur kini mulai syuting. Ia juga bakal tetap waspada selama bekerja.

"Alhamdulillah sudah mulai syuting, ada acara sosial juga, tapi tetap pakai protokol kesehatan, social distancing juga," ucap Ucie Sucita.

Ucie Sucita pun mulai menghindari bersentuhan dengan lawan sejenis atau sesamanya. Sebab, ia takut sekali akan virus Corona.

"Yang penting pas di kerjaan benar-benar bersih, sering cuci tangan, yang biasa cipika-cipiki sekarang namaste," kata Ucie Sucita.

Ucie Sucita juga belakangan ini sibuk mengkampanyekan bebas virus Corona di pasar-pasar DKI Jakarta. Ia turut membagikan paper bag sebagai pengganti kantong plastik.

"Kita lagi ada kampanye pasar bebas COVID dan kampanye memakai sampah non plastik. Katanya orang takut pergi ke pasar karena takut COVID, makanya kami mengkampanyekan pasar bebas COVID. Membagikan paper bag sebagai pengganti kantong plastik. Harapannya seluruh pasar ini nggak pakai kantong plastik lagi, karena kan plastik bisa bikin Jakarta banjir juga ya," pungkas Ucie.



Simak Video "Begini Klarifikasi Ashanty Soal Digugat Rp 9,4 M Terkait Bisnis Kosmetik"
[Gambas:Video 20detik]
(mau/nu2)