Konspirasi Hancurkan Rumah Tangga Tamara-Rafly

Konspirasi Hancurkan Rumah Tangga Tamara-Rafly

- detikHot
Rabu, 21 Des 2005 17:18 WIB
Konspirasi Hancurkan Rumah Tangga Tamara-Rafly
Jakarta - Adanya konspirasi yang berniat menghancurkan rumah tangga Tamara-Rafly sesungguhnya sudah ada sejak Oktober 2004. Kala itu, Cut Haslinda (Ibunda Rafly) menerima SMS bernada ancaman yang menginginkan rumah tangga anaknya hancur. Namun, ia tidak mengindahkan SMS tersebut karena melihat rumah tangga Tamara dan Rafly baik-baik saja.Selama kurun 8 tahun pernikahan anaknya, Cut Haslinda mengaku tidak pernah mendengar hal-hal buruk dalam rumah tangga mereka. Bahkan, Farida Gasik (Ibunda Tamara) berkomentar positif soal Rafly."Dia (Farida Gasik) dulu bahkan mengatakan Tamara sangat beruntung dapat Rafly. Rafly adalah pria yang selama ini diidam-idamkan Tamara. Berkulit cokelat dan kuat agamanya," cerita Cut Haslinda saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, kawasan Pejaten, Rabu (21/12/2005).Hubungan antar keluarga besar Tamara dengan pihak Rafly pun diakui perempuan berkerudung tersebut sangat harmonis. Saat Tamara berulang tahun di Singapura tahun 2004, Farida sempat menginap di kediaman Cut Haslinda di Malaysia selama 1,5 bulan.Namun hubungan baik tersebut kian merenggang sejak Tamara meninggalkan Rafly, Maret 2005. Farida Gasik terkesan menghindari besannya itu. Hal tersebut tertangkap saat ibunda Rafly hendak memberitahukan soal SMS ancaman yang pernah diterimanya."Dia seperti menghindari saya. Saya hubungi dia hendak memberitahukan ada orang yang tidak suka dengan rumah tangga Tamara dan Rafly. Tapi saya malah dikatakan ikut campur," sesalnya.Menurut Cut Haslinda, ia sudah mengetahui orang yang mengirim SMS ancaman tersebut. Ia bahkan sudah mendatangi si pengirim SMS yang seorang wanita. Namun dia enggan menyebutkan namanya. "Saya cuma minta dia tidak menggangu rumah tangga Rafly dan Tamara," tegasnya.Hal tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Rafly, Muslih SH. Katanya, pihak yang tidak menyukai Tamara dan Rafly bersatu ada dari pihak Tamara. Siapa orangnya, ia tidak mau menyebutkan."Kita cuma mau menyadarkan Tamara bahwa dia hanya diperalat oleh orang-orang yang tidak menyukai keharmonisan rumah tangganya. Makanya, kami angkat SMS ancaman tersebut sebagai bukti," ungkap Muslih. (ana/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads