Asmara Cerita Italia Beri Sanksi Penjual Masker dan Hand Sanitizer Mahal

ADVERTISEMENT

Asmara Cerita Italia Beri Sanksi Penjual Masker dan Hand Sanitizer Mahal

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Senin, 06 Apr 2020 11:08 WIB
Asmara Abigail
Foto: Desi Puspasari
Jakarta -

Asmara Abigail masih berasa di Milan, Italia karena kebijakan lockdown. Diungkapkan Asmara, pemerintah Italia tengah memikirkan dampak ekonomi karena pandemi corona.

Di antaranya memberikan subsidi kepada berbagai bidang usaha lantaran ekonomi yang drop.

"Mereka udah mikirin ke dampak ekonomimya juga meraka kaya udah kasih subsidi buat orang orang yang nggak kerja buat freelancer yang bisnisnya tutup jadi kan Italia kan ekonominya nomor satu kan dari pariwisata ya," kata Asmara Abigail di live IG Insertlive.


Baca juga: Cerita Asmara Abigail Lockdown di Italia Diperpanjang

Pemain film 'Mangkujiwo' itu, pemerintah di Italia memberikan bantuan seperti untuk perhotelan. Juga menghentikan tagihan seperti listrik dan air.

"Jadi di situ kaya hotel tutup pemerintah kasih uang buat mereka supaya bisa gaji pegawai kaya gitu. Tagihan listrik air dan lain lain di-pause sampai ekonomi jalan lagi baru ditagih lagi kaya gitu."

Selain itu Asmara juga bercerita masker dan sanitizer sempat langka dan harganya naik. Namun oleh pemerintah, oknum nakal pedagang diberikan sanksi tindakan kriminal.


Baca juga: Stress karena Karantina Diri, Asmara Abigail Lakukan Ini

"Nah jadi tuh awal-awal sempet langka karena mereka bolak balik mereka nggak siap cuma langka berapa. Misalnya kita ke apotek mau beli nunggu tiga hari tapi bukan berarti nggak ada, di e-bay atau online," imbuhnya.

"Kita bisa beli sempet harganya dinaikin sampe kaya hand sanitizer segede gini ada yang jual 90 Euro, satu euro 18.000 pokoknya mahal deh sama pemerintah di hukum jadi buat yang naikin harga langsung ke tindak kriminal juga," pungkasnya.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/doc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT