detikHot

celeb

Kehidupan Purwaniatun, ART di Sinetron Jadi Mami di Kehidupan Nyata

Senin, 23 Mar 2020 17:46 WIB Desi Puspasari - detikHot
Purwaniatun meninggal dunia Purwaniatun bersama sang suami Foto: dok Trans TV
Jakarta -

Purwaniatun, sosok yang langganan tampil sebagai ART di sinetron meninggal dunia. Artis senior itu meninggal setelah operasi kanker rahim.

Sebelum meninggal dunia, Januari 2020, Purwaniatun masih sempat membagikan cerita kehidupannya saat jadi bintang tamu acara 'Brownis'. Di sana, ia berkisah tentang 40 tahun selalu mendapat pemeran sebagai asisten rumah tangga di sinetron.


Purwaniatun meninggalkan suami bernama Iskandar yang usianya 10 tahun lebih tua darinya, serta empat orang anak, dan sembilan cucu. Meski dikenal sebagai si Mbok di sinetron, Purwaniatun adalah perempuan yang sangat disegani oleh keempat anaknya.

"Because anak saya empat, dua perempuan, dua laki-laki. Suami saya itu selalu percaya sama saya, bahwa saya bisa one way tiket, urus anak, kerja. Saya selalu bilang ke anak-anak saya jangan pernah lakukan macam-macam," cerita Purwaniatun dilihat dari Official Trans TV, Senin (23/3/2020).

"Meski pembantu di sinetron, saya di rumah dipanggil Mami," imbuhnya.

Tidak hanya anak-anaknya, suaminya juga selalu mendukung apapun yang dilakukan oleh Purwaniatun. Purwaniatun dan Iskandar pun tahun ini akan ulang tahun ke-50 pernikahan mereka.

Purwaniatun bersama sang suamiPurwaniatun bersama sang suami Foto: dok Trans TV


"Dia selalu support, menemani ke mana-mana. Sopir, merangkap asisten pribadi, merangkap manajer. Setelah pensiun," puji Purwaniatun.

Ia juga berkisah tentang awal mula pertemuan dengan sang suami. Menurutnya, ketika itu mereka tinggal bersebelahan. Rasa cinta pun muncul, bahkan Iskandar melamarnya saat usia 17 tahun.

"Dia tetangga saya kok. Dia sebelah rumah saya persis. Selisih saya sama dia 10 tahun. Saya kelas 1 SD dan dia sudah SMA. Dia sudah tahu ini ada perempuan tercantik. Umur 17 tahun saya dilamar dan herannya saya kok mau. Kan saya nggak begitu kenal, dia udah di Jakarta dan saya mau ikut dia," ceritanya.

Ternyata sosok Purwaniatun yang heboh dan ramai, berbeda dengan Iskandar yang diam. 'Diam adalah emas' gambaran Purwaniatun untuk sang suami.

Ternyata, setiap kali bertengkar keduanya punya cara masing-masing untuk merayu. Saat Iskandar marah, Purwaniatun akan dengan senang hati membelai sang suami. Sebaliknya, Iskandar hanya tinggal membawakan nasi padang dengan dua lauk untuk meredakan amarah Purwaniatun.


"Itu yang bikin 50 tahun (awet pernikahan). Kalau ada satu ribut satu harus diam. Kalau dia marah saya diam, saya pegang dia, 'Apaan sih? Apaan sih?'" ucap Purwaniatun memperagakan membelai dagu dan pipi sang suami.

"Kalau dia marah, saya kasih nasi bungkus padang diem. Lauknya dua," sambung Iskandar.

Tonton video 20Detik tentang perjalanan hidup 'Si Mbok' Purwaniatun di sini:

[Gambas:Video 20detik]






Simak Video "Pesinetron Senior Purwaniatun Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/nu2)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com