Michael Jackson Dicurigai Selundupkan Narkoba
Rabu, 30 Nov 2005 11:52 WIB
Jakarta - Masalah masih terus mendera Michael Jackson. Setelah tak terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual, Jacko akan dituntut dengan tuduhan baru. Tak main-main ia dicurigai sebagai penyelundup narkoba!Kecurigaan datang dari Tom Sneddon. Ia bukan orang baru dalam kehidupan Jacko. Sneddon merupakan penyelidik kasus pelecehan seksual yang pernah dituduhkan pada King of Pop itu.Beberapa waktu lalu saat bertandang ke Neverland, Sneddon menemukan kokain berceceran di celana dalam Jacko. Namun kala itu ia belum berani membawa bukti tersebut ke pengadilan untuk menuduh penyanyi kelahiran 29 Agustus 1958 ini sebagai pecandu narkoba. Menurutnya bisa saja kokain tersebut sengaja ditaruh di sana oleh seseorang.Waktu pun bergulir. Kini Sneddon siap membawa kasus tersebut ke pengadilan dengan bukti yang lebih kuat. Tuduhan untuk kakak kandung Janet Jackson itu pun bertambah. Selain sebagai pemakai, Jacko juga dicurigai menyelundupkan narkoba dari California ke Bahrain, tempatnya kini tinggal. Obat-obatan tersebut dibawa Jacko dengan membuat resep palsu.Selama ini Jacko memang sering mengonsumsi beberapa jenis obat untuk mengurangi rasa sakit. Dari hasil interogasi polisi terhadap petugas keamanan Neverland Chris Carter, terungkap, dalam sehari Jacko bisa minum 40 pil. Untuk mendapatkan obat dalam jumlah banyak, Carter sering disuruh Jacko membeli dengan menggunakan berbagai nama palsu.Tuduhan Sneddon dibantah keras oleh penyanyi yang belum lama ini masuk toilet wanita itu. Demikian The Sun, Rabu (30/11/2005)."Michael siap bertarung di pengadilan. Tapi tak ada satupun dari kami yang tahu apakah ia sanggup melalui semua penyelidikan lagi, ujar seorang teman dekat penyanyi yang pernah membintangi film 'Thriller itu.Kabar soal Jacko kecanduan sejumlah obat, rupanya bukan berita baru untuk keluarganya. Orangtua dari pelantun 'Heal The World' itu belum lama ini menyatakan kekhawatiran akan nasib anaknya. "Mereka takut Jackson menjadi pecandu berat. Mereka ingin dia masuk rehabiltasi untuk menyelamatkan nyawanya," tutur salah seorang kerabat dekat keluarga Jackson. (eny/)











































