detikHot

celeb

TVRI Disebut Rugi, Glenn Fredly Minta Jokowi Soroti Kasus Helmy Yahya

Sabtu, 18 Jan 2020 18:58 WIB Pingkan Anggraini - detikHot
Foto: Glenn Fredly (Saras/detikcom)
Jakarta - Kasus pemecatan sepihak atas jabatan Helmy Yahya sebagai Direktur Utama TVRI kian menuai sorotan public figure. Tak menutup kemungkinan musisi Glenn Fredly yang tampak tak terima terkait Helmy yang telah resmi dicopot jabatannya.

Hal ini membuat Glenn kembali mengingat kenangannya di 2018 saat bersama Helmy di Kota Ambon. Saat itu, Glenn merasa dapat dukungan penuh saat akan melaksanakan Konferensi Musik Indonesia oleh Helmy yang masih menjabat sebagai Dirut TVRI.

Hal itu terangkum dalam keterangan foto yang diunggah Glenn pada instagram pribadinya, saat dilihat detikcom, Sabtu (18/1/2020).


"Saat itu dengan latar Teluk Ambon saya berdiskusi bersama Direktur Utama @tvrinasional pak @helmyyahya untuk persiapan menjelang @kamimusik_id Konferensi Musik Indonesia pertama di kota Ambon 7-9 Maret 2018, saya harus akui dukungan yang besar tanpa basa basi birokrasi diberikan olehnya & TVRI untuk ikut terlibat dalam usaha memajukan ekosistem musik tanah air, sejak awal pak Helmy bahkan turun langsung sekaligus mengarahkan timnya untuk menyukseskan keberlangsungan Konferensi Musik Indonesia pertama ini, TVRI meliput & menyiarkan secara langsung puncak acara Konferensi Musik Indonesia di Ambon thn 2018.." tulis Glenn dalam keterangan foto.

Masih perihal pencopotan jabatan Helmy, dalam keterangan, Glenn bahkan menuliskan permintaannya terhadap Presiden RI Joko Widodo untuk menyoroti kasus kali ini.

Bagi Glenn, Helmy memiliki kinerja yang baik dalam membenahi program TVRI selama menjabat. Hal ini turut menjadi alasan besar Glenn meminta Jokowi agar dapat menanggapi polemik panjang masalah pada TVRI.

[Gambas:Instagram]


"Mendengar pemberhentian sepihak dari Dewan Pengawas atas kinerja Pak Helmy Yahya ini menurut saya merupakan kerugian besar bagi @tvrinasional yang tengah berbenah memperbaiki program serta citranya.. TVRI harusnya bisa menjadi TV terbesar di negara ini, karena TVRI bukan milik perorangan, ibaratnya pemodal utama adalah masyarakat Indonesia sendiri...Berharap pak @jokowi bisa melihat dengan jernih polemik panjang dari masalah TVRI ( lembaga yang tanggung jawabnya langsung ke Presiden ) serta pemecatan sepihak atas Direktur utama Helmi Yahya yang mempunyai track yang baik dalam membenahi wajah program TVRI yang sudah terlihat hari ini.. TVRI adalah wajah peradaban bangsa & negara ini.." sambung Glenn dalam keterangan foto.

Diketahui, jabatan Helmy sebagai Direktur Utama TVRI telah dicopot oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI pada Kamis, 16 Januari 2020.




Simak Video "Glenn Fredly: Jokowi Harus Hadir Intervensi Kisruh TVRI"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/mau)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com