Sakit, Pepeng Tetap Produktif
Selasa, 22 Nov 2005 18:28 WIB
Jakarta - Walau sklerosis multipleks dideritanya, Pepeng tidak menyerah pada penyakit yang mengganggu syarafnya tersebut. Mahasiswa S2 UI itu tetap produktif dengan menulis 3 buku sekaligus.Buku-buku yang sedang dalam proses pembuatan itu memang belum diselesaikannya. Tapi judul sudah dipersiapkannya, yakni 'Penyakit Pagi', 'Di balik Jari-jari', dan 'Jika Anda Taubat di Tengah Jalan'. Kisahnya seputar yang dialami sehari-hari pria bertubuh subur tersebut. "Tapi belum tahu kapan dirilisnya," ucapnya sambil tersenyum ditemui di Jakarta City Center, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2005).Walau berkursi roda, Pepeng yang berkepribadian ceria tetap menebarkan senyum ketika menghadiri Halal Bihalal PAKSI. Ia menceritakan tentang penyakit yang menyerang syaraf di batang otaknya. "Syaraf di batang otak saya ada luka-luka," katanya tabah.Karena luka tersebut, pemilik nama lengkap Ferrasta Soebardi itu tak bisa menggerakkan kaki. Kakinya mengalami mati rasa, namun ketika digerakkan merasakan sakit yang amat sangat.Untuk itu, ia rutin melakukan pengobatan alternatif, juga ke dokter. Dua hari sekali dia harus disuntik yang menelan biaya Rp 1,5 juta. Walau penyakit langka tersebut sulit disembuhkan, ia tetap berharap suatu saat nanti penyakitnya akan membaik. "Ada orang-orang yang menderita penyakit saya bisa membaik. Saya juga berharap begitu," ujarnya optimis. (ana/)











































