Ayu Azhari Gerilya Kenalkan Tenun NTT ke Warga London

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 09 Des 2019 19:50 WIB
Foto: dok. Pribadi
Jakarta - Meski jarang muncul di televisi, Ayu Azhari tengah sibuk mempromosikan kerajinan dari Indonesia. Ayu juga turun langsung.

"Saya dapat kesempatan untuk promosi dan memperkenalkan tenun NTT juga beberapa produk seperti teh dan kopi, juga kacang mete nya. Alhamdulillah mereka masyarakat London tepatnya di Hammersmith menyambut senang dan bangga membeli dan mengenakan hasil karya mama-mama dari Sumba, Flores, dan Timor atau umumnya provinsi NTT," ungkap Ayu Azhari dalam rilis, Senin (9/12/2019).

Ayu Azhari pun terlihat langsung memakaikan kain-kain asal NTT itu ke warga London. Istri Mike Tramp itu mempromosikan tenun khas NTT bersama Yayasan Al Azhari dan Love Production yang bekerja sama dengan diaspora Indonesia.



"Ini adalah aset masyarakat NTT yang bisa menjadi daya tarik dengan alamnya yang indah, beragam fauna dan flora, juga seni budaya dan masyarakatnya yang ramah bisa menjadi magnet yang jelas memesona masyarakat international," tuturnya.

"Semoga perjalanan saya mendapat restu Allah dengan niat baik membawa salah satu hasil karya masyarakat NTT dengan kerajinan tenunnya yang juga menggambarkan kehidupannya yang beragam bisa menjadi pembuka untuk menarik masyarakat luar ingin mengenal lebih dekat datang ke NTT," lanjut Ayu Azhari.

Ayu Azhari Gerilya Kenalkan Tenun NTT ke Warga LondonAyu Azhari Foto: dok. Pribadi


Ayu Azhari memang aktif memperkenalkan unsur-unsur budaya Indonesia. Ia kerap berkeliling Eropa untuk memperkenalkan kuliner, tarian, dan kain-kain asli Indonesia.



Setiap tahunnya Ayu juga dibantu beberapa teman untuk memperkenalkan kuliner dan kebudayaan Indonesia. Acara itu pun dikenal dengan Christmas Market.

"Niat kesini bukan hanya untuk acara itu saja tetapi juga ada pertemuan-pertemuan untuk program kedepan yang direncanakan akan disinergikan dengan komunitas diaspora Indonesia di sini," tukas Ayu Azhari.

Simak Video "Anak Ayu Azhari Divonis 8 Bulan Penjara Terkait Senpi Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)