detikHot

Berita Populer

Tentang Roy Kiyoshi yang Disebut Fitnah Geprek Bensu Pakai Pesugihan

Selasa, 12 Nov 2019 07:51 WIB Mauludi Rismoyo - detikHot
Halaman 1 dari 2
Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Roy Kiyoshi jadi buah bibir. Sang paranormal ini disebut memfitnah Geprek Bensu, restoran milik Ruben Onsu, telah memakai pesugihan untuk penglaris. Kejadian berawal dari channel YouTube Robby Purba.

Ruben tak terima usaha rumah makannya disebut pakai penglaris sampai memakan korban. Di dalam akun YouTube 'Hikmah Kehidupan', Ruben merasa difitnah sampai akhirnya ia mengutus Jordi Onsu dan lawyer ke Polda Metro Jaya hari ini.

Video berjudul 'Mengejutkan! Roy Kiyoshi Sebut Ruben Onsu Pake Pesu Gihan? Sudah Makan Korban!!' itu membuat Ruben naik pitam.

"Ya dengan nama saya begitu. Jadi yang saya marah di situ, saya anggap dia berbicara yang kurang pantas tentang hal yang kurang logis. Ini kan ada beberapa ribu orang yang bekerja dengan saya, ini kok ada kata-katanya yang 'memakan korban' korban yang mana? Saya mau tanya itu, korban yang mana yang dimaksud," kata Ruben Onsu usai Brownis Trans TV, Mampang Jakarta Selatan, Senin (11/12/2019).


Ruben pun mantap membawa masalah ini ranah hukum. Ia merasa hal ini perlu ditindaklanjuti lebih serius. Bukan cuma perkara inisial R disebut Roy Kiyoshi yang kemudian makin dipelintir channel YouTube tersebut.

"Jadi saya menggunakan hak suara saya ya saya meminta laporan ke polisian kepada orang-orang yang punya konten digital itu. Jadi, bukan ngerasa huruf R, tapi si RK itu ketika dia meramal dia sebutkan inisial huruf R. Orang ini langsung menyudutkan, saya dibilang ngerasa. Bukan ngerasa. Hati-hati ya, apalagi sekarang zaman digital lebih banyak lagi, lebih banyak ditonton, dan mudah sekali," lanjutnya.

Ruben juga merasa kasihan dengan ribuan karyawan yang turut difitnah karena tempat usahanya kerap diterpa berita miring. Termasuk beberapa musibah di tahun ini atas beberapa gerainya juga bikin sedih.


"Kasian loh sama ribuan orang yang bekerja dengan saya, terus dibilang kerja sama saya nelan korban. Terus kalian nggak pernah berpikir ruko saya kebakaran berapa kerugian yang harus saya bayar. Ya tempat saya kesurupan, yang diwawancara segala orang yang di tempat tapi bukan saya. Gue juga nggak mau ada musibah," imbuhnya.

Suami Sarwendah itu menyatakan bahwa masalah ini besar karena orang yang tak bertanggung jawab. Pembuat video dan pemilik akun ini sungguh membuat Ruben murka dan down secara mental.

(mau/doc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com