detikHot

celeb

Pihak Pablo Kini Salahkan YouTube dalam Kasus Ikan Asin, Lo Kok?

Selasa, 15 Okt 2019 07:55 WIB Hanif Hawari - detikHot
Foto: Samsuduha Wildansyah/detikcom Foto: Samsuduha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Kasus ikan asin yang merugikan Fairuz A Rafiq sudah berlalu selama tiga bulan. Namun hingga detik ini, kedua tersangkanya, yaitu Pablo Benua dan Rey Utami masih merasa tak bersalah.

Hal itu disampaikan oleh Insank Nasrudin selaku kuasa hukum mereka yang baru. Bahkan, secara tersirat Insank menyalahkan pihak YouTube terhadap kasus tersebut.



"Saudara Rey ini hanya menjadi pihak yang mewawancarai, sama seperti kalian (wartawan). Ya kan?" ujar Insank Nasrudin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (14/10/2019) malam.

"Kemudian wawancara saudara Rey ini bukan kali pertama saja artinya sudah banyak YouTube-YouTube yang pemilik kontennya saudara Pablo, sudah diupload ke pihak YouTube dan itu sudah dimiliki pihak YouTube bukan mereka lagi," sambungnya lagi.



Insank Nasrudin kemudian mempertanyakan mengapa pihak kepolisian tak memeriksa pihak YouTube. Padahal menurutnya, YouTube merupakan pihak pemilik konten yang menjadi perkara dalam kasus ini.

"Ketika konten itu sudah diupload, bukan lagi milik mereka, karena ada prosedurnya. Itu menjadi milik pihak YouTube," ungkapnya.

"Kalau jadi kepemilikan Pihak YouTube, jadi pertanyakan apakah pihak YouTube dalam perkara ini diperiksa dan dijadikan tersangka sama seperti saudara Pablo dan saudara Rey? Itu yang menjadi pertanyaan sederhana kami," tutup Insank Nasrudin.


Simak Video "Pemeriksaan "Ikan Asin" Ditunda karena Barbie Kumalasari Sakit"
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/wes)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com