Berawal dari materi 'Toa Masjid' pada 2017 lalu, Pandji menyoroti soal penggunaan toa masjid. Pandji membahas soal penyalahguanaan toa untuk menyampaikan pengumuman-pengumuman yang dianggap tak terlalu penting.
Belum lagi soal video 'Benci Hewan Gembel' yang dianggap menghina kucing. Meski begitu, Pandji tak kapok untuk mengutarakan aspirasinya lewat stand up.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mana pun bebasnya kita adalah bebas yang bertanggung jawab kalau kita semaunya nanti kita diminta pertanggung jawabannya lo bingung. Makannya saya bilang sama stand up comedian, lo bebas ngomong apapun selama lo bebas tangung jawab," sambungnya.
Sambil tertawa, Pandji mengaku dirinya sebenarnya juga pecinta kucing. Dia pun dengan senang hati membuka dialog dengan komunitas pecinta kucing.
Bicara soal tersinggung, menurut Pandji itu bebas-bebas saja. Pandji menegaskan dari zaman Warkop DKI juga sudah ada rasa tersinggung.
"Dari dulu sampai sekarang dari zaman Warkop candaan udah bikin tersinggung. Pakde Indro ada becandaan mereka yang menyinggung umat muslim karena terkesan bawa-bawa agama," ungkapnya.
"Tersinggung tuh udah ada. Pakde Tarsan waktu itu juga pernah bercanda. Saya nggak setuju dibilang zaman sekarang orang makin gampang tersinggung, dari dulu juga orang tersinggung hanya saja internet mempercepat itu semua. Yang harus diubah cara kita menanggapi ketersinggungan," tukas Pandji.
(pus/dar)










































