detikHot

celeb

Serasa Dibangunkan Malaikat, Andi Arsyil Berhasil Halangi Niat Perampok Motor

Jumat, 17 Mei 2019 16:27 WIB Mauludi Rismoyo - detikHot
Foto: Andi Arsyil (detikHOT) Foto: Andi Arsyil (detikHOT)
Jakarta - Pesinetron Andi Arsyil menceritakan pengalamannya terkait kantornya yang nyaris dirampok. Dia bersyukur berhasil menghalangi niatan perampok mengambil motor di dalam kantornya.

Cerita berawal ketika Andi hendak tidur lebih awal di kantornya karena kelelahan beberapa bulan mengerjakan banyak proyek. Namun entah mengapa, niatan itu tak terlaksana karena sebuah 'gangguan'.

"Saat tidur ada yang 'menganggu' saya seolah2 menyuruh saya bangun. Dalam kedaaan setengah tidur sy 'bernegoiasasi' sy katakan 'Whats wrong?' Apakah d rumah saya terjadi sesuatu? Atau Apakah d rumah orang tua saya terjadi sesuatu?" tulisnya di Instagram, saat dikutip detikHOT.


Merasa terganggu, bintang sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' itu pun memilih bangun dari tidurnya. Anehnya, dia bangun dan langsung tertuju ke layar CCTV.

"Di sini saya melihat ada yg membuka pintu dan gembok pagar kantor saya, sy sempat berpikir apakah orang kantor? Atau mereka lagi pesan Go Food untuk sahur? Tp anehnya dia memakai tas perempuan berwarna pink. Sy perhatikan saat dia mulai masuk kantor dia tiba2 kabur dan kami juga berusaha mengejar mereka. Mereka berdua menaiki motor," ujarnya.

Andi Arsyil juga memperlihatkan rekaman CCTV perampok yang ingin mengambil motor di kantornya ke Instagram. Setelah kantornya gagal dirampok, dia menceritakan kejadian itu ke ayahnya. Jawaban ayahnya pun sangat tak diduga.

"Lalu sy menelepon kerumah baik2 aja dan menelepon kerumah ortu juga tanya keadaan d rumah apa baik2 aja? Lalu sy sampaikan hal ini kata bapak yang 'menganggu tidur kamu' dan memaksa kamu bangun itu malaikat, Alhamdulillah," tuturnya.


Andi Arsyil mewanti-wanti banyak orang untuk berhati-hati terkait kejahatan di bulan puasa. Dia lega perampoknya tak kehilangan motor dan hanya membawa kabur gembok pagar kantornya.

"Perampoknya berhasil membawa kabur gembok pagar yg mungkin sdh rusak," katanya.


(mau/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com