Anjas Tidak Bugil

Anjas Tidak Bugil

- detikHot
Selasa, 27 Sep 2005 18:09 WIB
Jakarta - Salah kaprah. Begitu kata seorang penyelenggara yang menolak disebutkan namanya. Menurutnya, foto Anjas yang terlihat bugil hanya permainan seni fotografi belaka."Ketika difoto, Anjas tidak benar-benar telanjang. Dia mengenakan celana dalam. Fotonya juga terlihat seni, tidak berbau pornografi," ujar sumber yang juga istri seorang kurator tersebut saat berbincang dengan detikhot ditemui di sela-sela jumpa pers CP Biennale 2005 di Museum Bank Indonesia, Jl. Pintu Besar, Kota, Jakarta, Selasa (27/9/2005).Menurut wanita berambut seleher itu, foto yang digugat oleh FPI tersebut merupakan ajakan untuk merenungi kepolosan, keluguan manusia. Ia menyayangkan pesan tersebut yang tidak sampai di masyarakat."Orang lebih tertarik melihat objeknya, Anjas, ketimbang pesan yang hendak disampaikan oleh senimannya. Lihat saja latar belakang fotonya itu pohon-pohon yang ada di taman. Wajah Anjas juga terlihat polos dan lugu," sesalnya. "Andai bukan Anjas, mungkin tidak seperti ini reaksinya."Mempertegas pernyataan sumber tersebut, penyelenggara CP Biennale 2005 yang diwakili Kurator Jim Sumpangkat menyesalkan orang yang menilai foto tersebut bukan dari kacamata seni, melainkan moral dan agama."Dari sudut hukum, foto tersebut tidak melanggar hukum. Tapi jika dinilai dari sudut moral dan agama, foto ini bisa menjadi salah. Tapi memang penilaian seni dengan moral dan agama tidak bisa disatukan," terang Jim Supangkat.Namun Jim menyatakan tidak menyalahkan sikap sebuah ormas yang menggugat karya seni semacam itu. Budaya masyarakat Indonesia memang tidak bisa dilawan, terutama yang menyangkut agama dan keyakinan. Ia hanya berharap suatu saat masyarakat bisa terbuka wawasannya terhadap karya seni. (ana/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads