Makin Panas! Dewi Perssik Geram Ada Tudingan Suami Naksir Meldi

Pingkan Anggraini - detikHot
Selasa, 02 Apr 2019 16:31 WIB
Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta - Mantan istri Saipul Jamil, Dewi Perssik mengaku tak ingin berdamai dengan keponakannya, Rosa Meldianti. Malah Meldi membuat masalah baru.

Setelah kemarahan Dewi Perssik mereda setelah disebut lakukan operasi plastik, kali ini Meldi justru menyebut suami sang tante, Angga Wijaya menyukainya. Hal tersebut tentunya membuat Dewi geram dan tak lagi berikan jalan untuk berdamai.

"Nggak ada damai. Orang tua saya mau mati kok mau damai. Kecuali dia benar-benar mau mengubah sikap. Dia bisa jadi anak yang baik mungkin ada kata-kata perdamaian," sahut Dewi Perssik saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).



"Karena ini udah menyangkut keluarga besar, saya nggak mau keluarga saya diumbar atau diklarifikasi yang aneh-aneh di media, saya tanya kalau punya keluarga yang mengumbar aib keluarga yang sebelumnya tidak ada apa-apa gimana perasaannya? Apalagi seorang public figure," sambungnya kesal.

Tak ada sepatah kata pun yang ingin disampaikan Dewi kepada keponakannya tersebut. Ia hanya meminta doa agar masalah tersebut dapat segera menuai keadilan.

"Doain aja ya semoga ya mungkin pihak kepolisian maupun lawyer saya itu punya niatnya baik. Bagaimana untuk mendamaikan. Cumakan balik lagi ini otaknya otak (Meldi) Abu Jahal. Abu jahal kan penjahat gitu," tutup Dewi Perssik.


Tonton juga: Dewi Persik Sebut Meldi Kegeeran Diperhatikan Angga

[Gambas:Video 20detik]




Awalnya, Angga Wijaya mengaku terusik dengan gosip yang menyebutkan dirinya memiliki perasaan kepada Meldi. Bahkan Meldi disebut-sebut hengkang dari kediaman Dewi Persik lantaran sang tante cemburu padanya.

"Katanya saya suka atau punya perasaan terhadap saudari Meldi yang bisa dibilang keponakan istri saya, dan bilang katanya istri saya cemburu kepada dia yang membuat dia memutuskan untuk tidak tinggl satu rumah lagi di rumah kami," cerita Angga di Instagram pribadinya. (pus/nkn)