Ini Ungakapan Atlet Silat Hanifan soal Pelukan Jokowi dan Prabowo

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 12 Sep 2018 12:36 WIB
Foto: Hanif Hawari
Jakarta - Momen atlet pencak silat Hanifan Yudani Kusumah (21) yang memeluk Presiden Joko Widodo dan Prabowo di Asian Games 2018 masih menjadi perbincangan hangat. Hal tersebut merupakan momen langka bagi dua elite politik tertangkap kamera di depan umum saling berpelukan.

Rupanya adalah suatu hal yang ingin disampaikan oleh pria yang disapa Hanif tersebut. Apa itu?

"Ya alasannya kita ya mempererat tali silaturahmi aja sih. Biar masyarakat menilai bahwa kita itu persaingan tidak boleh saling berbuat hal negatif. Persaingan ya positif aja," ucap Hanif usai menjadi bintang tamu di 'Pagi-pagi Pasti Happy', Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018).

Menurut Hanif, ia menganalogikan meskipun bersaing dalam sebuah perlombaan, tetap kita harus menjunjung tinggi sportivitas dan tak boleh saling menyenggol satu sama lain. Silahturahmi pun tetap harus dijaga sebagai umat manusia yang beragama.

"Saya menggambarkan olahraga silat itu di keseharian pula kita berteman tapi meski dipertandingkan musuh, tapi kita diluar berteman. Jadi harap juga untuk pilpres atau atau semua, kita dalam bersaing apapun kita sportif, menjaga silaturahmi itu sangat penting bagi kita manusia," paparnya.

Hanif tak menyangka kalau selebrasi kemenangannya mendapat emas di Asian Games 2018 menjadi sorotan publik sampai viral. Atlet silat itu menyebut hal itu sudah menjadi takdirnya yang sudah di rumah oleh sang pencipta.

"Spontan bangganya. Ya biasa saja sih saya. Itu mungkin anugerah dari Allah melalui saya," pungkasnya.


Begini Nih Ekspresi Jokowi-Prabowo saat Disatukan Pesilat Hanifan:

[Gambas:Video 20detik]

(hnh/mah)