Sidang Foto Bugil
Cameron Diaz: Payudara Saya Bagus
Jumat, 15 Jul 2005 12:32 WIB
Jakarta - Tahun 1992, untuk meningkatkan pamornya di dunia hiburan, Cameron Diaz bersedia difoto bugil oleh fotografer John Rutter. Dengan hanya mengenakan stocking jaring-jaring dan sepatu boots kulit, Diaz dijanjikan akan tampil di sebuah majalah terbitan Eropa. Sebelas tahun berselang, tepatnya tahun 2003, setelah Diaz sudah menjadi salah satu artis Hollywood dengan bayaran termahal, Rutter berusaha kembali mengambil keuntungan. Rutter menawarkan Diaz untuk membeli foto-foto bugil tersebut dengan harga jutaan dollar. Jika tidak, ia akan menyebarkannya ke publik. Menurut Rutter, ia berhak melakukannya karena Diaz telah menandatangani kontrak yang memberikan hak kepemilikan foto tersebut kepada dirinya. Kekasih Justin Timberlake itu tak terima. Ia lantas mengajukan gugatan kepada Rutter. Sidang pertama digelar Kamis (14/7/2005) kemarin. Pada sidang tersebut, Diaz bersaksi. Ia membantah kalau pernah menandatangani kontrak dengan Rutter. "Saya tidak pernah membuat tanda tangan seperti itu," ujar Diaz. Selain mengeluarkan bantahan, Diaz juga bercerita soal pengalamannya difoto bugil. Menurut Diaz, semuanya ia lakukan dengan profesional. Ia juga bangga terhadap hasilnya. "Saya pikir payudara saya terlihat bagus," tutur Diaz.Kalau ia bangga, kenapa bintang "Charlie's Angels" itu tak mau foto-foto bugilnya dipublikasikan? "Ini terkait dengan imej Diaz di mata anak-anak berkat film Shrek," ungkap Yorn, manager Diaz. Seperti dilansir dari reuters, Jumat (15/7/2005), usai kesaksian Diaz, sidang ditunda. Jika nantinya terbukti bersalah, Rutter bisa diganjar dengan hukuman enam tahun penjara. (ine/)











































