Sering Diajak Kajian Agama, Dinda Kanya Dewi Kebentur Waktu

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 22 Mei 2018 10:05 WIB
Foto: Dinda Kanya Dewi (Palevi S/detikHOT)
Jakarta - Belakangan banyak artis memilih hijrah dengan mengubah penampilannya menjadi religius. Selain menyibukkan diri sebagai artis, mereka juga mulai mengikuti kajian-kajian agama.

Dinda Kanya Dewi mengakui dirinya seringkali diajak untuk mengikuti kajian agama oleh teman artis lainnya. Akan tetapi, Dinda mengaku belum pernah menemukan waktu yang pas untuk memenuhi undangan itu.



"Waduh, ehm iya tahu sih. Ya ajakan ada, cuma kadang-kadang waktunya suka kan jauh, dan kebanyakan di (Jakarta) Selatan, gitu kan biasanya, di Bintaro. Aku rumah di Kramat, jadi kadang-kadang nyari yang dekat-dekat ajalah. Tarawih juga udah lumayan memberikan asupan bagi iman," jawab Dinda Kanya Dewi ditemui di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/5/2018) malam.

Dinda pun tak menutup mata, teman satu sinetronnya, seperti Shireen Sungkar, Teuku Wisnu, dan masih banyak yang lain memilih untuk mengubah penampilan mereka menjadi lebih religius. Dinda Kanya Dewi pun mengaku itu hanya sebuah pilihan.



Perempuan yang sering mendapatkan peran antagonis itu pun belum tahu kapan dirinya akan berhijrah. Melihat perubahan teman-teman artisnya justru membuat Dinda Kanya Dewi untuk belajar tidak menilai orang dari luarnya.

"Itu masalah pilihan ya, maksudnya perjalanan spiritual setiap orang itu kita nggak bisa tahu mau dia berhijab kah, berhijrah lah, memilih untuk tidak kah, ya itu pilihan orang yang sebenarnya harus kita hargai, apapun itu. Dan jangan juga melihat bahwa mungkin yang kayak kita ngelihatnya dari covernya aja," beber bintang film 'Cinta Fitri' itu.

"Maksudnya kayak tingkat kedalaman kita atau cinta kita terhadap Tuhan nggak bisa kita lihat dari gitu aja. Oh dia nggak begitu, berarti dia kurang mencintai Tuhannya atau apa, nggak gitu. Itu masalah pilihan. Kalau aku sih menghargai banget apapun itu. Jadi karena aku menghargai ya aku minta dihargai juga," pungkasnya. (pus/wes)